Madurasa Gelar Program Edukasi di Wonogiri

Penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia membuat sistem imunitas tubuh harus lebih baik, agar tak mudah terjangkit Covid-19. Salah satu pencegahan dengan semakin memperhatikan kesehatan dan asupan nutrisi tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh, salah satunya dengan mengkomsusi madu.

Selain enak rasanya, madu cocok dikonsumsi oleh semua golongan umur, anak-anak hingga lansia, laki-laki maupun perempuan. Madu murni memiliki beragam nutrisi yang ada di dalamnya, seperti gula, karbohidrat, vitamin C, vitamin B, asam amino, zat besi, zinc, dan kalium. Selain itu, cairan alami ini juga kaya antioksidan flavanoid dan polifenol. Mengkonsumsi madu setiap hari bagus untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Beragamnya merek madu yang beredar di pasar membuat masyarakat pun masih sulit untuk membedakan kemurnian dan keaslian madu, terlebih dengan adanya isu peredaran madu palsu yang dijual bebas di pasaran.

Menanggapi hal tersebut, Madurasa, sebagai salah satu produsen madu yang berstandar internasional di Indonesia, menggelar program edukasi untuk membantu masyarakat mengenai keaslian madu melalui kegiatan bertema Madurasa Bee Farm Tour.

Menurut Bambang Priyambodo, General Manager Manufacturing Madurasa, mengatakan, kegiatan Bee Farm Tour ini dilakukan di salah satu peternakan lebah binaan Madurasa yang berlokasi di Sragen, dan pabrik Madurasa di Wonogiri.

Dalam kegiatan kegiatan Bee Farm Tour yang dihadiri oleh Youtuber dan Selebgram. Menurut Bambang, peserta program edukasi berkesempatan langsung melakukan panen madu murni dan mencicipi honeycomb langsung di peternakan lebah binaan Madurasa.

Setelahnya, madu murni yang telah dipanen dibawa ke pabrik Madurasa untuk diproses dan dikemas dengan teknologi canggih berstandar internasional, tanpa mengubah kualitas dan kemurnian madunya. Madurasa juga mengedukasi masyarakat mengenai karakteristik madu yang bagus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) berikut cara mudah untuk membedakan antara madu asli atau palsu.

Bambang menambahkan Madurasa sendiri telah memiliki sertifikat Halal dari MUI, ISO Internasional 9001 (Manajemen Mutu) dan 22000 (Keamanan Pangan), serta telah menerapkan GMP & CPPOB. Madurasa juga menerapkan low temperature processing sehingga warna, rasa, kualitas dan kemurnian madunya tetap terjaga. “Kualitas madu murni haruslah sesuai dengan SNI,” kata Bambang.

Sebagai merek lokal, selain bersaing di pasar domestik, Madurasa juga harus bersaing di pasar ekspor. Mengingat produk Madurasa telah merambah ke beberapa negara seperti Dubai, Arab Saudi, Afrika, dan Malaysia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)