Magfood Mencari Mitra Bisnis Agen dan Distributor

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman rempah-rempah. Sejak lama, rempah-rempah telah digunakan secara luas baik untuk menambah cita rasa dan aroma suatu produk atau menambah variasi. Berbagai jenis rempah yang umumnya digunakan seperti jahe, kunyit, pala, kemiri, lada, cengkeh, kayu manis, dan sebagainya.

Hal tersebut kemudian menjadikan rempah di Indonesia berjaya bahkan sampai ke mancanegara. Bahkan, mampu berkontribusi untuk perekonomian negara salah satunya dengan inovasi pengolahan rempah menjadi bentuk bubuk atau bumbu tabur yang dapat digunakan secara instant.

Rempah-rempah merupakan jenis tumbuhan yang mempunyai rasa dan aroma yang kuat dan berfungsi sebagai bumbu dan penambah rasa pada makanan. Di zaman sekarang ini, pengolahan teknologi rempah segar semakin canggih yang dapat mempertahankan flavor atau cita rasa dari rempah itu sendiri. Pengolahan tersebut dapat mengubah rempah segar menjadi bumbu. Secara umum, bumbu dapat diklarifikasikan menjadi 2 yaitu bumbu kering dan bumbu basah. 

PT Magfood Inovasi Pangan merupakan perusahaan business to business (B2B)  yang bergerak di bidang seasoning powder atau bumbu perasa / bumbu tabur untuk produk snack atau makanan ringan seperti keripik, kerupuk, kerupuk ekstruded, kacang atom, macaroni dan sebagainya. Selain itu,  menggarap jaringan food service seperti restoran, franchisor outlet makanan, booth, dan lainnya dengan memproduksi bumbu-bumbu masak seperti kaldu ayam, kaldu sapi, tepung bumbu dan powder sauce, vla manis, minuman.

Selain di bidang food seasoning,  Magfood Inovasi Pangan juga melayani jasa product development & business development sepeti jasa untuk membuat formula khusus maupun pengembangan baru. Produk Magfood Bumbu Tabur seperti bumbu untuk aneka snack (keripik, kerupuk, pop corn, mie remas dan lainnya), bumbu untuk food service (saos powder, bumbu nasi goreng, powder ice cream, powder drink dan semacamnya).

Mengapa Magfood? “Magfood Bumbu Tabur memiliki varian rasa produk yang beragam dan lebih dari 50 varian rasa asin seperti balado, jagung bakar, keju, barbeque, sambal geprek, rendang dan lainnya serta terdapat varian rasa manis seperti green tea, manis, choco vanilla, tiramisu dan sebagaianya,” jelas Yanty Melianty Isa, Pendiri & CEO PT Magfood Inovasi Pangan.

Magfood juga memiliki  varian rasa gurih non MSG yang dapat menambah keunggulan produk, Menurutnya, produk Magfood Bumbu Tabur dikemas dengan ukuran  ekonomis 100 gr , 500 gr dan 1 kg, serta kemasan bulk 5 kg, 20 kg dan 25 kg dengan kemasan yang fleksibel serta terdapat ziplock sehingga mempermudah penyimpanan produk.

Untuk kualitas Magfood Bumbu Tabur diklaim Yanti  tidak mudah menggumpal, tanpa bahan pengawet serta hemat dalam pemakaian. Produk yang dihasilkan telah tersertifikasi CPPOB BPOM , MD Number, SP-PIRT, Halal, HACCP (dalam proses).

Klien Magfood Inovasi Pangan adalah perusahaan-perusahaan yang menghasilkan produk snack atau makanan ringan seperti keripik, kerupuk extruded, kacang, macaroni dan aneka snack lainnya. Selain itu, dari food service seperti hotel, catering dan restoran seperti Amazy Family Resto, Ngikan, Tela-Tela, Coffe Bean and Tea Leaf Leaf, Yamyuk dan sebagainya.

Jaringan distribusi Magfood Bumbu Tabur yang sudah berjalan di seluruh Indonesia dan terbukti diterima pasar dengan baik selama 21 tahun di berbagai jaringan distribusi bahan makanan seperti grosir bahan snack di Cirebon dengan penjulanan Magfood Bumbu Tabur 500-1.000 kg per bulan kemasan 1 kg, grosir bahan dan kue di Pontianak dengan pembelian 500 kg per bulan kemasan 100 g, 500 g dan 1 kg, toko grosir plastik dan kemasan di Jakarta dengan pembelian 500 kg per bulan kemasan 500 g.

Potensi pasar Magfood juga dapat dilakukan secara online seperti martketplace (Shopee atau Tokopedia). Sebagau produsen, Magfood mendukung para agen dan distributor dengan kegiatan marketing nasional ataupun lokal seperti iklan media, sosial media, resep dan interaksi secara digital sedangkan secara offline seperti brosur, spanduk, banner, katalog, produk sampling dalam bentuk botol, kaos, pameran, bazar (B2B), demo produk dan lomba kreasi masakan atau makanan ringan.

MagFood Inovasi Pangan didirkan sejak  tahun 2001 dan kini  sekitar 700 UMKM pengguna produk MagFood). “Kami mencari mitra distribusi (agen dan distributor) yang sudah memiliki jaringan usaha makanan di seluruh daerah di Indonesia. Terutama yang bergerak dibidang usaha bahan makanan B2B (business to Business), food service dan horeca,” ungkap Yanti.

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)