Magister Psikologi UAD Gandeng Generos dalam FGD | SWA.co.id

Magister Psikologi UAD Gandeng Generos dalam FGD

Dalam diskusi FGD, terdapat pemaparan dari ahli maupun orang tua terhadap suplemen dan manfaatnya untuk anak

Guna mengetahui tingkat kepercayaan masyarakat, khususnya orang tua terhadap produk suplemen untuk tumbuh kembang anak, Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Sikap, Belief dan Faktor Demografi Orang Tua terhadap Produk Suplemen Anak’ (8/10/2022).

FGD yang dihadiri oleh orang tua, mahasiswa, dan dosen Magister Psikologi 2022  bekerja sama dengan Generos sebagai salah satu brand suplemen anak Indonesia. Forum ini merupakan proses dari penelitian tentang kepercayaan orang tua terhadap produk suplemen anak. Sebelumnya, para tim peneliti yang terdiri dari mahasiswa Magister Psikologi UAD sudah menyusun kuesioner. Lalu, kuesioner tersebut disebarkan kepada 150 responden, khususnya orang tua yang mempunyai anak maksimal 12 tahun.

Dalam diskusi FGD, terdapat pemaparan dari ahli maupun orang tua terhadap suplemen dan manfaatnya untuk anak. Sebagian orang tua menganggap bahwa suplemen merupakan pelengkap gizi untuk anak yang tidak didapatkan dari sumber makanan.

Salah satu mahasiswa yang sekaligus orang tua, Belinda Ayu Maharani menuturkan bahwa suplemen mempunyai peran untuk memaksimalkan zat gizi yang dibutuhkan oleh anak. Misalnya ketika kebutuhan kalsium anak tidak bisa dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi ikan. Maka, suplemen berperan untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian anak.

"Suplemen bisa memaksimalkan zat harian yang dibutuhkan anak. Contohnya saat anak makan ikan lele yang hanya punya kalsium 200 mg saja. Sedangkan anak membutuhkan lebih dari 300 mg kalsium. Maka suplemen membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian yang tidak bisa dipenuhi dari lele tersebut," ujar Belinda

Salah satu faktor penting dalam memilih produk suplemen anak yaitu melihat kebutuhan anak itu sendiri. Ketika anak susah makan, orang tua akan mencari suplemen yang meningkatkan nafsu makan. Begitu pula dengan orang tua yang memilih suplemen otak agar meningkatkan daya ingat dan kecerdasan anak.

Pemberian suplemen anak sebenarnya sudah dilakukan oleh orang tua sejak jaman dahulu. Salah satunya ketika anak susah makan, maka orang tua akan mencekoki anak mereka dengan ramuan temulawak. Tujuannya agar meningkatkan nafsu makan pada anak. Semenjak itu, mulai banyak orang tua yang mempercayai beberapa tanaman tradisional Indonesia sebagai suplemen anak.

Melihat pentingnya suplemen bagi orang tua untuk tumbuh kembang anak. Maka Generos sebagai salah satu produk suplemen anak herbal mengadakan penelitian, salah satunya penelitian sikap orang tua terhadap produk suplemen anak. Penelitian ini merupakan upaya Generos dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap suplemen yang memenuhi kebutuhan anak dan halal. Public Relation Generos, Desti Silviana menyatakan bahwa FGD ini sangat penting untuk menyamakan persepsi antar orang tua dalam memberikan suplemen untuk tambahan gizi harian anak.

"Dengan adanya FGD dengan Magister Psikolog UAD, kita bisa mendapatkan dokumen termasuk studi kasus dan sama-sama melakukan diskusi terkait keresahan yang dirasakan para orang tua khususnya untuk tumbuh kembang anak.

Semakin maraknya produk suplemen untuk tumbuh kembang anak, maka semakin banyak pula pilihan yang dihadapi oleh orang tua. Oleh sebab itu, Generos melakukan penelitian yang bekerja sama dengan prodi Teknik Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Kerja sama ini bertujuan untuk menelusuri lebih lanjut kandungan antimikroba yang terdapat dalam Generos. Adapun bakteri yang diselidiki berasal dari lima kandungan Generos yaitu ikan sidat, temulawak, pegagan, madu hutan, dan mengkudu.

Sebelum melanjutkan pengujian antimikroba, tim riset telah melakukan berbagai proses tahap pengujian dengan sampel cairan Generos. Diantaranya uji biokimia, uji morfologi, dan uji kadar asam. Dari pengujian tersebut, peneliti menemukan 25 jenis bakteri baik yang terkandung dalam Generos

Dari hasil uji kadar asam, Generos mempunyai kadar asam yang normal. Kadar asam yang ditemukan diantaranya adalah asam laktat. Fungsi Asam laktat sendiri dalam Generos mencegah bakteri patogen yang dapat menyebar ke tubuh. Tak hanya itu, asam laktat mempunyai peran untuk tubuh membantu kerja sel dan jaringan dalam menghasilkan energi.

Sedangkan 25 jenis bakteri yang telah ditemukan pada cairan Generos mempunyai manfaat baik untuk mencegah penyebaran bakteri jahat, salah satunya E.coli. Ini merupakan bakteri yang sangat berbahaya bagi anak-anak karena dapat menyebabkan diare, mual, dan muntah.

osen sekaligus ketua tim riset antimikroba Generos Ika Dyah Kumalasari menjelaskan bahwa bakteri tersebut akan berkoordinasi dengan asam laktat. Sehingga bisa mencegah penyebaran bakteri jahat. Selain itu, 25 jenis bakteri ini mempunyai hasil positif. Artinya, punya manfaat yang baik untuk metabolisme anak.

Swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)