10 Emiten Siap Revaluasi Aset

Sepuluh emiten menyatakan siap melakukan revaluasi aset dan telah mendaftar di Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Mereka semua ingin memanfaatkan potongan pajak revaluasi aset jadi 3 persen hingga akhir tahun ini.

Mereka adalah adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk, PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya Beton, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Namun, PT Timah (Persero) Tbk belum berencana melakukan hal serupa.

sukrisno

Direktur Utama, Timah Sukrisno mengatakan tahun ini perseroan tidak akan melakukan revaluasi aset. Sebab, kata dia, pajak yang harus dibayar akan terlalu tinggi. "Revaluasi tahun ini pajaknya 3 persen, artinya kalau aset Rp 10 triliun bisa Rp 300 miliar," kata dia di Jakarta.

Sukrisno mengatakan seandainya aset yang boleh direvaluasi hanya sebagian, kemungkinan pihaknya mau melakukan revaluasi aset. "Boleh tidak hanya kantor saja yang direvaluasi? Ternyata tidak. Wah matilah aku," ujarnya seraya tertawa.

Sukrisno mengungkapkan saat ini aset yang dimiliki PT Timah adalah sebesar Rp 7 triliun. Meski dengan adanya revaluasi nilainya bisa naik tiga kali, ia berkeras tidak mau melakukan revaluasi aset untuk tahun ini. "Tahun depan ya kita lihat dananya ada atau tidak," ucapnya.

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)