3 Kiat Sukses Adang Wijaya Berbisnis Angin

Saat mengunjungi SPBU pasti di antara kita pernah melihat pengisian angin Nitrogen bukan? Angin yang dulu sering kali dianggap sepele, siapa sangka kini di tangan seorang Adang Wijaya angin justru mendatangkan keuntungan yang besar.

Bisnis Nitrogen yang dikelola sejak tahun 2011 milik Adang telah berkembang pesat. Bisnisnya kini sudah memiliki 400 Outlet Angin Nitrogen yang tersebar di Jawa, Denpasar dan Medan. Lalu apa rahasia dibalik kesuksesan Adang Wijaya?

Adang Wijaya Chief Executive officer Green Nitrogen layanan isi angin dan tambal ban, Tren Edisi17 2015 Adang Wijaya Chief Executive officer Green Nitrogen

"Dulu kami mencari tempat saja susah, akhirnya ada salah satu pemilik SPBU yang mengizinkan untuk membuka outlate di SPBU nya. Dalam pengisian angin dan tambal ban yang dikemas dengan bagus dan manajemen yang baik,sehingga bisnis ini mendapat kepercayaan dari SPBU swasta maupun milik Pertamina hingga bengkel-bengkel besar," ucap Adang Wijaya, CEO Green Nitrogen.

Pria asal Pemalang ini juga menjelaskan bahwa untuk mengembangkan suatu bisnis harus memmpunyai keahlian. Keahlian yang dimaksud meliputi tiga keahlian yaitu, keahlian teknis, kedua keahlian dalam manajemen dan bisnis karena menurutnya didalam berbisnis harus memahami untuk mengelola sumberdaya dan membangun kepempimpinan. Dan ketiga ahli dalam menangkap peluang bisnis karena peluang akan datang begitu cepat sehingga butuh energi dan keahlian untuk segera menangkapnya, bila tidak maka peluang itu akan lebih dahulu diambil orang.

"Awalnya saya punya manajemen konsultan saat itu ada teman saya yang punya usaha nitrogen namun hanya buka di rest area. Kemudian teman saya ini minta tolong ke saya untuk mendesain bisnisnya agar lebih menarik dan berkembang. Namun setelah berjalan teman saya tersebut kurang greget dalam menjalankan bisnisnya sudah beberapa buka outlet namun tidak berkembang. Dari situ saya melihat ada potensi bisnis yang bagus akhirnya saya ambil alih kemudian saya buka satu outlet kemudian berkembang hingga saat ini. saya pun menggagas sejumlah terobosan," paparnya

Rahasia ketiga yaitu dalam membangun silaturahmi, menurutnya utamakan bangun silaturahmi kepada kerabat dekat karena merekalah yang memahami dan akan membantu tanpa pamrih. Berikutnya bangun strategi bersilaturahmi dengan orang hebat dan perusahaan papan atas. Dengan demikian bisnis yang dibangun akan lebih melesat. Terakhir upayakan bangun silaturahmi ke berbagai daerah untuk pengembangan pasar.

"Contohnya dalam bisnis saya ini banyak tawaran untuk franchise tapi kami tidak mau, bisnis ini khusus teman-teman kerabat tapi kalau ada orang lain datang kami terima, tapi kami tidak ada tim khusus untuk mencari investor. saya beserta teman-teman sering-sering kumpul nah saya memanfaatkan kumpul-kumpul bersama-sama temen ini untuk mengembangkan bisnis," ungkapnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)