Accor Proaktif Promosikan Destinasi Wisata

Accor telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 20 tahun. Kantor pertamanya dibuka pada 1993 silam. Setahun berselang, dua hotel pertama mereka pun dibuka, yakni Ibis Kemayoran dengan kapasitan 130 kamar dan Ibis Jakarta Slipi (338 kamar). Hingga Januari 2015, Accor total sudah mengoperasikan 90 hotel dengan hampir 18.000 kamar yang tersebar di 25 kota di Indonesia. Lalu, apa kontribusi Accor untuk pariwisata di Tanah Air?

“Ada banyak sekali program yang digelar Accor untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Ada program Explore Indonesia with Ibis Family di hampir 40 jaringan hotel Ibis, Ada juga Explore Bali-Lombok, termasuk kerjasama dengan Garuda Indonesia Kantor Cabang Malaysia untuk menggelar turnamen golf di Jakarta/Tangerang dan Bali,” kata Direktur Regional Penjualan, Pemasaran dan Distribusi  Accor Malaysia, Indonesia & Singapore, Adi Satria.

Hotel Ibis (IST) Hotel Ibis (IST)

Tak hanya itu, Accor juga mendukung pemerintah Indonesia untuk mengundang lebih banyak wisatawan mancanegara untuk datang lewat pameran wisata internasional, seperti Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin, pameran travel tahunan terbesar di dunia. Accor juga membina hubungan baik dengan industri penerbangan dan perbankan, baik domestik maupun internasional untuk memberi kemudahan bagi para pelancong untuk berwisata ke Indonesia.

“Target konsumen kami adalah para wisatawan yang melakukan perjalanan bisnis maupun wisata, baik domestik maupun internasional, individu hingga keluarga,” katanya.

Dengan jaringan kuatnya, Accor juga secara proaktif mempromosikan kawasan yang menjadi destinasi wisata di banyak wilayah di Tanah Air. Ada juga penawaran paket perjalanan wisata, menikmati keindahan alam di beberapa kota sekaligus seperti di Jawa Tengah.

Accor juga responsif terhadap minat media-media internasional yang ingin mengetahui lebih detil tentang destinasi pariwisata di Indonesia. Sebagai salah satu operator hotel internasional yang menyerap jumlah tenaga kerja terbesar di Indonesia, yakni hampir mencapai 11.500 orang, Accor juga mensponsori banyak wartawan asing agar datang ke Indonesia lalu membuat ulasan berita wisata yang menarik.

“Berkat inovasi, inisiatif, dan banyak program lainnya, rata-rata tingkat okupansi di seluruh jaringan hotel Accor di Indonesia cukup tinggi yakni 80-85% rata-rata pertahun,” kata Adi.

Hotel kini tak sekadar sebagai sarana akomodasi, tempat menginap sementara para wisatawan. Fungsinya kini jauh lebih luas, salah satunya untuk mendukung industri pariwisata di Indonesia. Hubungan industri perhotelan dan pariwisata sangat erat. Hotel adalah salah satu unsur yang mendukung terselenggaranya pariwisata. Keberadaan hotel juga penting untuk mempromosikan banyak destinasi wisata di Tanah Air.

Hotel juga berperan penting dalam pemberdayaan industri kecil dan menengah, misalnya dalam pengadaan souvenir di setiap obyek wisata. Ini tentu akan menambah lapangan kerja bagi masyarakat setelah sebelumnya membantu usaha pendidikan dan latihan. (Herning Banirestu)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)