Adam Khoo Targetkan 15 Ribu Anak Lebih Efektif Belajar

adamkhooiamgifted

Setiap orang tua menginginkan anak-anaknya dapat meraih pencapaian tertinggi dalam hidupnya, apakah itu sekolah maupun kariernya. Tapi sering kali kita mendapati anak yang tidak fokus dalam belajar dan tidak tahu apa yang ingin dituju di masa depan. Dharmadi Layarda, salah seorang orang tua yang merasakan kebingungan ketika anak-anaknya, yang bersekolah di sekolah unggulan Kanisius dan Santa Ursula, Jakarta, menempati ranking 20an di kelas.

Kemudian ia mencari pelatihan yang bisa membuat anak-anaknya lebih efektif belajar. Ia pun menemukan I am Gifted, sebuah Life Transformational Program dari Singapura yang dirancang oleh Adam Khoo. Ia menuai hasilnya, anak pertamanya Petrus Bosa Layarda, berhasil masuk di SMA favorit di Singapura dan sekarang setelah menyelesaikan kuliahnya di Kanada, bekerja di McKinsey Indonesia. Adiknya, Maria Monica Layarda pun berhasil menjadi penerima beasiswa tambahan US$ 4000 di kampusnya di jurusan Internasional Relations & Economics Universitas Toronto, Canada karena berhasil berprestasi 3 tahun berturut-turut.

“Padahal, dulu waktu SMP rankingnya 17, saya sampai menghadap suster di Santa Ursula, bingung dengan kondisi dia waktu itu. Tapi setelah mengikuti program I am Gifted, dia tahu apa yang dia mau, belajar lebih efektif, tanpa saya dorong-dorong,” jelasnya.

Dharmadi adalah orang tua yang merasakan hasil dari mengikuti program ini. Ia menyampaikan ini pada saat peluncuran Youth Program di Wisma BNI kemarin. Sukses dengan Youth Program yang telah dicanangkan sejak tahun 2006 di Indonesia, serta diikuti oleh 27 ribu anak-anak, remaja, orang tua, serta guru se-Indonesia, Adam Khoo Learning Technologies Group (AKLTG) Indonesia kini akan menjalankan Program 21st Century CSR (corporate social responsibilities) bertemakan Transformasi Pendidikan Abad 21 – “Strategi Untuk Mencetak Generasi Berbakat 10 Tahun ke Depan” melalui Program I Am Gifted.

I am Gifted memang program berbayar, tapi agar lebih dipahami manfaatnya, akan diadakan seminar mengenai metode pembelajaran 21st Century Learning Skills untuk sekolah-sekolah yang ada di seluruh Indonesia, dan ditujukan untuk para murid, para orang tua, serta guru. Hal ini dibidik AKLTG untuk dapat memberikan strategi yang tepat untuk mencetak semakin banyak generasi berbakat untuk 10 tahun ke depannya.

“Misi kami adalah bisa membantu anak-anak Indonesia melakukan transformasi dari pembangunan karakter serta prestasi akademis. Anak Indonesia banyak yang pintar, perlu dorongan mental pemenang, strategi belajar yang efektif untuk menunjang keberhasilan mereka,” ujar Susanna S. Hartawan, Direktur Pengelola dari Adam Khoo Indonesia. Menurutnya pengarahan belajar dengan strategi yang tepat membuat orang tua dan anak-anak Indonesia menjadi paham akan tujuan yang diinginkan.

Joycelina Fadjar, Direktur Adam Khoo Indonesia menceritakan pengalaman Vanessa, salah satu peserta Program I am Gifted, yang sebelum mengikuti program tersebut sulit untuk fokus dan mengikuti pelajaran. Menurutnya, Vanessa membutuhkan 4-5 jam waktu belajar untuk memahami satu pelajaran, tapi setelah mengikuti program tersebut hanya 45 menit saja untuk belajar. “Hasilnya dia bisa dapat beasiswa SMA favorit di Singapura, dia juga bisa alokasikan waktu lebihnya itu untuk mengasah bakat-bakat lain, seperti kesenian,” jelasnya. Targetnya dengan adanya program ini 27 ribu individu bertransformasi bersama Adam Khoo Indonesia dalam waktu 3 tahun ke depan.

Program 21st Century CSR – Transformasi Pendidikan Abad 21 diperuntukkan untuk anak-anak dari umur 9-19 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga mereka yang duduk di bangku universitas. Hingga tahun 2019 yang akan datang, AKLTG Indonesia menargetkan untuk memiliki 15 ribu murid, 10 ribu Orang Tua murid dan 2 ribu guru dari berbagai sekolah di Indonesia untuk menerima program 21st Century CSR.

Peserta yang mengikuti program 21st Century CSR tersebut akan dilatih langsung oleh para Trainer profesional dari AKLTG Indonesia, yang sudah berkiprah dalam dunia training lebih dari 10 tahun. Di bulan September 2016, Adam Khoo Indonesia berhasil mentransformasi lebih dari 100 anak yang tinggal di Rusunawa Marunda - Cilincing, Jakarta Utara. Untuk ke depannya, Adam Khoo Indonesia juga akan melatih 5 ribu anak Rusunawa yang akan dilatih mengenai Life Skills.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)