Alex Rusli Sudah Siapkan Dua Kandidat Pengganti di Indosat Ooredoo

Pada Oktober nanti merupakan akhir kontrak Alexander Rusli memimpin Indosat Ooredoo. Sebenarnya Alex bisa memperpanjang posisinya sebagai Dirut dan CEO operator telko kedua di Indonesia ini untuk periode lima tahun kedua jika dia menghendaki. Tapi Alex memutuskan tidak meneruskan kontraknya sebagai Dirut dan CEO Indosat Ooredoo yang dimulai pada 2012.

Komisaris Utama Indosat Ooredoo, Waleed Mohamed Ebrahim Al-Sayed, menyampaikan rasa terima kasihnya pada Alex, karena selama lima tahun terakhir, ia dianggap telah memimpin Indosat Ooredoo melewati proses program transformasi yang menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan laba bersih yang positif sebagai hasil dari pertumbuhan konsumen yang tinggi.

“Kami telah menerima pemberitahuan dari Direktur Utama dan CEO kami, Alexander Rusli, bahwa beliau memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo.  Selama Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Alex atas kontribusinya yang amat berharga kepada Indosat Ooredoo dan mendoakan yang terbaik bagi kesuksesannya di masa yang akan datang,” ujarnya pada siaran pers yang diterima pada 26/09/2017.

Alex bergabung dengan Indosat Ooredoo sejak Januari 2010 sebagai Komisaris Independen dan ditunjuk sebagai Direktur Utama dan CEO pada November 2012. Saat ditemui pada konferensi pers peluncuran program IWIC ke-11 di Gedung Indosat (25/09/2017), Alex belum mau mengatakan akan berlabuh ke mana jika ia tidak meneruskan kepimpinannya di Indosat Ooredoo. “Saya ingin ke industri yang lebih game changing, di kepala ada alternatif A, B, C, D, saya tidak bisa bilang," elaknya merahasiakan kemana akan berlabuh setelah memimpin Indosat Ooredoo.

Ia berharap ke depan Indosat harus lebih kreatif mensiasati pasar yang makin berat. “Juga saya berharap, tolong dong Pemerintah kasih floor price untuk data, juga makin mempermudah untuk konsolidasi, tolong pemerintah peraturan diperjelas, dengan adanya peraturan yang lebih clear, opsi-opsi kreatif itu akan makin terbuka,” ia menerangnya.  Ia menganggap banyak aturan yang justru tidak mempermudah perkembangan industri ini, dicontohkan Alex seperti prepaid registration. Penjualan kartu jadi rendah, karena konsumen enggan beli kartu baru.

“Saya juga mendorong fair play dengan operator lain, masalahnya yang lain lebih mudah,” katanya. Alex berharap setelah kepemimpinannya di Indosat harga data harus dinaikkan, karena menurutnya, kalau tidak industri ini akan makin menderita.

Ia menjelaskan dalam kesempatan tersebut, tugasnya sebagai CEO selama ini selain menjaga bisnis tetap stabil, juga menyiapkan pengganti. “Ada dua calon pengganti yang saya siapkan,” katanya. Indosat Ooredoo akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di November 2017 untuk memutuskan penerus Alex. Director and Chief Sales and Distribution Officer, Joy Wahjudi, yang telah dipersiapkan sebagai penerus selama tiga tahun terakhir, akan menjalani tanggung jawab Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo dalam masa transisi ini.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)