Antam Leadership Development Program Mempersiapkan Calon Pemimpin

PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. memiliki visi menjadi korporasi global berbasis pertambangan dengan pertumbuhan sehat dan standar kelas dunia pada 2020. Sayangnya, untuk menggapai hal itu, Antam dihadapkan pada tantangan, yaitu terkait kewajiban peningkatan nilai tambah mineral di dalam negeri sehingga menyebabkan hilangnya pendapatan Antam dari sektor penjualan bijih nikel dan bijih bauksit, serta keharusan Antam berinovasi melakukan hilirisasi usaha.

AntamHari Hari Widjajanto, Direktur SDM PT Antam (Persero) Tbk

Kedua, adanya master plan tentang percepatan pertumbuhan ekonomi, di mana diharapkan pemerintah mendorong para pelaku industri, khususnya pertambangan untuk mendirikan sebuah kawasan industri yang terintegrasi. Nah, dari 2 tantangan tersebut, kembali lagi bahwa untuk mencapai Visi 2020, Antam harus memiliki bisnis dan operation yang excellent, yang ditopang human capital excellent.

Bagaimana Antam mencetak (calon) pemimpinnya? Hari Widjajanto, Direktur SDM PT Antam (Persero) Tbk, memaparkannya kepada Gustyanita Pratiwi dari SWA Online.

Apa filosofi yang mendasari pengembangan SDM dan juga leader di Antam? Apa saja sih nilai-nilai korporat Antam yang harus diperhatikan, termasuk ketika merektrut karyawan? Bagaimana penanaman nilai-nilai ini?

Di tahun 2020, kami memiliki visi: menjadi korporasi global berbasis pertambangan dengan pertumbuhan sehat dan standar kelas dunia. Kami adalah perusahaan tambang yang memiliki competitive advantage karena kami mempunyai diversifikasi produk berbasis nikel, emas, bauksit dan batu bara.

Penjualan bersih 2013 : Rp 11,30 triliun Terdiri dari Ferronikel 18%, Bijih Nikel 36%, Bauksit dan Batu Bara 2%, Emas, Perak, dan Pemurnian 44%. Sementara kontribusi Antam melalui PNBP (penerimaan negara bukan pajak) dan Pajak Rp 1,98 triliun.

Dalam mencapai visi tersebut, kami memang menemui banyak tantangan. Dua diantaranya yaitu, pertama UU Minerba No.4 tahun 2009 yang terkait kewajiban peningkatan nilai tambah mineral di dalam negeri menyebabkan hilangnya pendapatan Antam dari sektor penjualan bijih nikel dan bijih, bauksit, serta keharusan Antam berinovasi melakukan hilirisasi usaha.

Kedua, adanya master plan tentang percepatan pertumbuhan ekonomi, di mana diharapkan pemerintah mendorong para pelaku industri, khususnya pertambangan untuk membangun sebuah kawasan industri yang terintegrasi. Ini berdasarkan potensi kewilayahan daerah.

Pages: 1 2 3 4

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)