APPRI Bangun Keseragaman Kompetisi Perusahaan PR

Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI) akan membangun keseragaman kompetisi perusahaan PR di Indonesia agar memiliki daya saing dengan perusahaan humas dari luar negeri (28/4). Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan dimulai pada bulan Desember 2015 ini, para praktisi humas profesional Indonesia dituntut untuk bersiap menghadapi tantangan dan bersaing dengan negara lain, khususnya ASEAN.

IMG_20150429_122128

Ketua APPRI, Tipuk Satiotomo, mengatakan, MEA membawa dampak positif, yakni terbukanya lapangan kerja secara luas namun sekaligus juga membuat persaingan industri semakin ketat. Jika tidak disiapkan, maka Indonesia akan menjadi pasar dari konsultan asing dan konsultan PR, kita hanya menjadi penonton di negeri sendiri karena tidak mampu bersaing.

"Tingkat kepercayaan pasar terhadap perusahaan PR Indonesia masih belum kuat. Beberapa perusahaan malah sering kecewa karena ternyata perusahaan PR yang dikontrak tidak memiliki kompetisi dan akreditasi," lanjutnya di sela-sela acara Re-launching APPRI 2015 di Grand Melia, Jakarta.

Setelah itu, menurut Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi Indonesia (BNSP), Sumarna F. Abdurahman, salah satu kesepakatan pelaksanaan MEA yang diikuti 10 negara anggota ASEAN adalah mengembangkan sistem pasar bebas tenaga kerja, termasuk di bidang komunikasi, yaitu pemberlakuan sistem sertifikasi profesi yang diakui secara nasional maupun internasional.

"Agar memiliki daya saing, pihak industri diharapkan dapat segera menyiapkan sistem pelatihan kerja dan sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sesuai ketentuan perundang-undangan," ungkapnya.

APPRI hadir kembali pada tahun ini dengan semangat untuk menata, membina, dan menyatukan berbagai perusahaan PR yang ada di Indonesia. Kepengurusan yang baru dibentuk juga telah membuat fondasi berupa visi untuk menjadi organisasi yang mampu bersaing di pasar internasional dengan standar global, dan misi menjadi pemain global yang dipertimbangkan oleh pasar internasional.

Untuk mendukung visi-misi tersebut APPRI telah menuangkannya ke dalam tiga pilar besar program kerjanya, yaitu pertama edukasi. Ini diperlukan untuk mendorong peningkatan kompetisi sumber daya manusia yang dimiliki anggotanya agar dapat meningkatkan daya saing perusahaan sampai ke regional dan global. Kedua, yaitu membangun hubungan baik dengan para pemangku kepentingan APPRI agar tercipta lingkungan yang strategis. Yang terakhir adalah membuat akreditasi dan pedoman yang jelas bagi pengukuran kinerja PR agar relevan dengan hasil yang dibutuhkan klien. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)