ASBI Tambah Porsi Siswa Indonesia Timur dari Jalur Beasiswa

Tahun ajaran baru ini, Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), satu di antara anak usaha Putera Sampoerna berupaya untuk meningkatkan pemerataan penerimaan siswa-siswinya hingga ke pelosok Indonesia Timur. Sebanyak 28 siswa-siswi dari Lombok, Manado, Kupang, Ambon, Biak, Manokwari, Fakfak, Jayapura dan Merauke ditetapkan sebagai penerima beasiswa dari mitra Putera Sampoerna Foundation untuk menempuh pendidikan selama 3 tahun. Prosesnya cukup ketat yakni lolos seleksi dokumen, berlanjut ke tes potensi akademis, wawancara, Focus Group Discussion (FGD) hinggahome visit.

(Dari kiri) Managing Director Putera Sampoerna Foundation Nenny Soemawinata, Direktur Human Capital General Affair PT Angkasa Pura I (Persero) Daan Achmad, dan Kepala Sekolah Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) Wendy Armunando (Dari kiri) Managing Director Putera Sampoerna Foundation Nenny Soemawinata, Direktur Human Capital General Affair PT Angkasa Pura I (Persero) Daan Achmad, dan Kepala Sekolah Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI) Wendy Armunando

Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation, menyatakan bahwa putera-puteri Tanah Air, khususnya Indonesia Timur juga mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. “Potensi mereka harus digali dan dikembangkan agar kelak menjadi pemimpin bangsa yang tangguh dan berkarakter, serta nantinya mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan negara, khususnya masyarakat di daerahnya,” ujar Nenny.

Upaya ini terus digenjot ASBI setelah diperkuat oleh data World Bank yang menyebutkan bahwa tingkat pendaftaran murid SMA atau sederajat dengannya masih rendah. Secara nasional persentasenya hanya mencapai 45%. Sebabnya pengukuran tersebut hanya dilakukan pada keluarga prasejahtera. Oleh sebab itu, dengan menggandeng salah satu mitranya yaitu PT Angkasa Pura I (Persero), Sampoerna Fondation memperluas jaringan volunteer pemberi beasiswa.

Selain itu, sejak 2 tahun belakangan, ASBI juga telah memporsikan 20% tempatnya untuk siswa-siswi berprestasi dengan jalur berbayar. Dengan proses seleksi serupa, siswa-siswi di jalur ini diharapkan akan dapat menikmati fasilitas yang sama dengan siswa-siswi di jalur beasiswa. Fasilitas tersebut di antaranya adalah sistem pendidikan internasional dan kampus berasrama. Nantinya, mereka akan membaur menjadi satu sehingga tercipta sosialisasi antar etnik dan budaya dan pada akhirnya akan melatih mereka pada kepedulian antar sesama dan tidak saling membeda-bedakan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)