Balikpapan Jadi Titik ke 31 Go-Food Festival

Gojek kembali menggelar Go-Food Festival di Kota Balikpapan, setelah sebelumnya berhasil menyelenggarakan di 30 titik di Indonesia. Festival ini digelar di Mall Balikpapan Baru selama enam bulan ke depan dengan menggandeng 30 merchant kuliner berdasarkan analisa big data.

Cassandra Aprilanda, VP Sales & Marketing Go-Food Festival, mengatakan, Balikpapan sejak dulu terkenal sebagai kota transit masyarakat yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Oleh sebab itu, banyak ditemukan kuliner unik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

“Festival ini diharapkan bisa menjadi alternatif pusat kuliner yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat sebelumnya,” kata dia. Selain menjadi alternatif wisata kuliner, area festival juga dimanfaatkan oleh berbagai komunitas untuk menghasilkan dan menampilkan karya-karyanya secara gratis. Kegiatan komunitas yang dapat diadakan di area festival adalah olahraga bersama, pertunjukan seni, hingga workshop dan nonton bola bersama.

Go-Food Festival telah sukses membantu para pelaku UMKM kuliner di berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan skala bisnisnya. Selama ini, UMKM kuliner Indonesia selalu dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pendanaan, sumber daya manusia, pengetahuan bisnis, hingga penentuan lokasi berjualan untuk membuka cabang. “Melalui acara ini, para merchant bisa membuka cabang tanpa memerlukan biaya tambahan untuk sewa tempat, peralatan, dan jasa pelayanan karena seluruh fasilitas sudah disediakan oleh pihak penyelenggara,” lanjut Cassandra.

Sejak pertama kali diluncurkan pada April 2015, Go-Food telah memberikan akses pasar yang lebih luas kepada hampir 300 ribu mitra merchant dimana 80% diantaranya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Sektor UMKM merupakan salah satu faktor penting penggerak roda perekonomian daerah,” ujar Anandita Danaatmadja, VP GOJEK Regional Indonesia Bagian Timur. Menurut data per Januari 2019, Balikpapan memiliki 2.426 UMKM dimana 73% diantaranya merupakan UMKM kuliner. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 16% dibandingkan tahun sebelumnya. Melihat potensi ini, Gojek berencana untuk memaksimalkan pemberdayaan dan kapasitas UMKM melalui Go-Food untuk menjembatani pengusaha kuliner agar bisa meluaskan akses pasar dan meningkatkan skala bisnisnya.

“Pada awal Januari kemarin, kami baru saja merilis laporan Kilas Balik Kuliner selama tahun 2018, dimana Balikpapan tercatat sebagai salah satu dari 5 kota dengan pertumbuhan transaksi kuliner paling tinggi se-Indonesia,” ujarnya . Selama tahun 2018, makanan seperti ikan nila goreng, ayam, bakso, kangkung balacan, nasi goreng, merupakan makanan yang paling banyak dipesan melalui layanan Go-Food.

Sebagai 1 dari 5 kota dengan pertumbuhan paling positif selama 2018, Balikpapan juga berkontribusi besar dalam prediksi kuliner di tahun 2019. Melalui analisa big data, makanan dan minuman merupakan sektor yang akan memiliki pertumbuhan positif.

Makanan dengan tema kesehatan dan jajanan unik diprediksi akan menjadi tren di tahun ini. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya pencarian kata kunci jenis kuliner makanan sehat seperti salad, green tea, dan burger sushi. Sedangkan untuk jajanan unik banyak pula bermunculan beberapa kata kunci populer seperti cheese tea, indonut atau olahan mie berbentuk donut, sushinut yakni varian sushi dengan rasa unik. “Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat cukup mudah menerima dan mencoba jenis makanan baru,” kata dia.

Suharman Tabrani, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, mengapresiasi inisiatif Gojek dalam mengedukasi masyarakat terkait kemudahan pembayaran non-tunai melalui Go-Pay. Dia mengatakan, pembayaran non-tunai ini akan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan layanan uang elektronik.

Usaha ini juga dinilai ikut mendukung terwujudnya Kota Balikpapan sebagai smart city. Ke depan, acara ini direncanakan akan dibuka di kota-kota lain di Indonesia. Sampai saat ini, Go-Food Festival telah ada di 30 titik dengan total 800 mitra merchant.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)