Bank Dunia Siapkan US$ 85 Juta untuk Myanmar

Bank Dunia siap ajukan permohonan dana US$ 85 juta kepada dewan direksi untuk reformasi Myanmar. Tahun 1998 negara ini mencatat utang yang tidak terselesaikan namun tetap terdaftar sebagai anggota Bank Dunia. Melalui International Development Association (IDA), Myanmar akan dapat akses pinjaman tanpa bunga setelah menyelesaikan utang US$ 397 juta kepada Bank Dunia.

Myanmar berbenah, Bank Dunia menyambut dengan membuka kantor baru di negara tersebut. Dana US$ 85 juta yang disiapkan akan digunakan untuk program pengembangan masyarakat. Dari program tersebut Bank Dunia berharap  masyarakat akan lebih mudah menentukan target investasi baik ke sekolah, jalan raya, air bersih, atau proyek lainnya.

Pamela Cox, Vice President Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik mengumumkan dana bantuan tersebut di Yangon, di kantor baru Bank Dunia. "Myanmar adalah salah satu negara termiskin di kawasan ini. Bantuan ini akan dapat membantu menciptakan landasan bagi pertumbuhan ekonomi guna menciptakan peluang bagi masyarakat luas," ungkap Pamela Cox dalam rilis yang diterima redaksi SWA Online. Pertemuan tersebut merupakan kali pertama bagi pimpinan Bank Dunia sejak Myanmar mulai melakukan proses reformasi.

Serangkaian strategi investasi tengah dilancarkan Bank Dunia. Tak hanya melakukan riset ekonomi tentang tingkat kemiskinan masyarakat, mereka pun merumuskan Interim Strategy baru. Bersama pemerintah Myanmar dan mitra pembangunan, nantinya Interim Strategy akan menjadi panduan bagi Bank Dunia untuk menyiapkan kerangka program kerja di Myanmar. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)