Bank Mandiri & Bulog Siapkan Modal Kerja untuk Petani


Bank Mandiri bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menyiapkan pembiayaan sebagai modal kerja bagi petani mitra kerja on farm Bulog.

Dalam kerja sama ini, Bank Mandiri akan memberikan fasilitas pembiayaan murah berskema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bunga 7% efektif per tahun kepada petani mitra on farm aktif yang direkomendasikan Bulog. Sebaliknya, Bank Mandiri pun dapat merekomendasikan petani penerima pembiayaan perseroan untuk menjadi mitra Bulog.

Saat ini, petani mitra kerja on farm Bulog di seluruh Indonesia tidak hanya bekerja pada pertanian padi, namun juga pada sektor komoditas pertanian lain, seperti jagung, kedelai, bawang merah, dan sebagainya.

Pada tahap awal, program ini akan menyasar ke petani padi mitra kerja Bulog di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, dan selanjutnya akan meluas ke daerah lainnya di Indonesia. Di Majalengka, sekitar 5.100 petani pemegang Kartu Tani dari Bank Mandiri juga akan direkomendasikan untuk menjadi petani mitra on farm Bulog.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap para petani mitra Bulog akan semakin termotivasi dalam meningkatkan produktivitas sehingga dapat membantu meningkatkan taraf hidup mereka serta mendukung upaya penguatan ketahanan pangan nasional,” kata Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi.

Hery menjelaskan, penyaluran pembiayaan kepada petani mitra Bulog merupakan salah satu strategi perseroan dalam mengelola aset produktif. Pasalnya, petani mitra telah memperoleh jaminan pembelian hasil panen oleh Bulog sehingga meminimalisir potensi terjadinya kredit bermasalah di kemudian hari.

“Sinergi ini akan menguntungkan seluruh pihak yang terlibat. Para petani mitra akan mendapat modal untuk peningkatan produktivitas, Bulog akan mendapatkan tambahan pasokan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan nasional, dan Bank Mandiri akan mendapatkan calon debitur yang berkualitas untuk pembiayaan KUR,” jelasnya.

Hery melanjutkan, inisiatif sinergi ini juga mendukung keinginan perseroan untuk meningkatkan porsi penyaluran KUR ke sektor produktif hingga 50% dari target KUR keseluruhan Rp14,56 triliun pada tahun ini. Dari realisasi penyaluran KUR per April 2018 sebesar Rp5,28 triliun kepada 85.235 debitur, porsi ke sektor produktif telah mencapai sekitar 41% atau sekitar Rp 2,18 triliun.

Zedo Faly, Kepala Divisi Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, menambahkan, secara komposisi penyaluran KUR per April tahun 2018 ke sektor pertanian sebesar Rp1,05 triliun, sektor perikanan Rp 13 miliar, industri pengolahan Rp272,6 miliar, dan jasa produksi sebesar Rp839 miliar. Disampaikan juga bahwa sejak awal penyaluran KUR tahun 2008 sampai dengan April 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp53,6 triliun kepada lebih dari 1 juta debitur/nasabah. Setiap tahun, realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri selalu mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)