Bank Mandiri Salurkan Kredit Mikro Rp 46 Triliun

Program pembiayaan mikro Bank Mandiri sejak 2005 diluncurkan telah menyalurkan kredit sebanyak Rp 46 triliun kepada sekitar 2 juta orang di seluruh Indonesia.

Senior Vice President of Micro Business Bank Mandiri, Tardi, mengatakan, saat ini (outstanding) ada sekitar 800-900 nasabah dengan dana yang disalurkan sebesar Rp 19 triliun. Tiap bulannya ada 50 ribu pengusaha muda yang mengajukan kredit.

Untuk mendukung mengembangkan segmentasi di mikro, bank pelat merah ini mendirikan oulet sebanyak 2190 oulet, hadir di 34 provinsi, 336 kab/kotamadya, serta 1400 kecamatan. “Tahun ini kami akan menambah 300 outlet mikro di wilayah baru,” ujar Tardi.

Menurutnya, pembiayaan mikro terus berkembang dengan memberikan kontribusi PDB dan penyerapan tenaga kerja yang terus bertambah, namun masih terdapat isu yang menjadi perhatian pihak perbankan, seperti risiko dan biaya operasional yang tinggi.

"UKM terus berkembang dengan volatilitas bisnisnya yang cukup tinggi dimana pengelolaan keuangan masih gabung dengan keuangan keluarga, entry barrier bisnis cukup rendah sehingga pemain baru sangat mudah meniru sehingga menyebabkan risiko pembiayaan menjadi lebih tinggi. Karena itu biaya serta risiko yang tinggi pelaku usaha di segmen mikro harus hati-hati.”

Salah satu upaya Bank Mandiri untuk mendorong akses layanan finansial kepada pengusaha mikro adalah layanan branchless banking yang dikembangkan oleh Bank Sinar Harapan Bali (anak perusahaan Bank Mandiri). “Bali merupakan daerah pilot project kami menuju brancless banking, terutama di sektor mikro. Nantinya orang bisa membuka rekening baru di warung kelontong,” tambah Tardi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)