Banting Setir dari Fotografi ke Ritel

Di masa lalu, Grup Modern pernah berkibar sebagai raja bisnis fotografi di Indonesia dengan mengusung merek Fuji Film. Namun, seiring perkembangan teknologi digitital, bisnis fotografi "tradisional" seperti itu akhirnya babak belur. Maka, Grup Modern pun banting setir merambah bisnis ritel dan sukses mengibarkan bendera 7-eleven di Jakarta. Dalam tempo 5 tahun, outlet-nya tumbuh dari 10 menjadi 178 di Jakarta saja. Bagaimana langkah transformasi yang dilakukan? Neneng Sri Mulyati (Corporate Communication Division Head PT Modern Sevel Indonesia) dan Tina Novita, (Senior Manager Modern Sevel Indonesia) memaparkannya kepada Destiwati Sitanggang dari SWA Online:

Modern Tina Novita

Apa alasan PT Modern Internasional Tbk melakukan transformasi?

Awalnya bisnis kami bergerak di bidang fotografi, sebagai distributor dari Fuji Film. Seiring dengan perkembangan teknologi, sejak tahun 2000 bisnis kami sudah mulai mengalami penurunan dan pada tahun 2007 mengalami penurunan yang sangat drastis. Hingga akhirnya, pada tahun 2009 kami mendapatkan master franchise 7-Eleven.

Apa yang ingin ditransformasi?

Tranformasinya terletak ada fokus bisnis kami, tadinya di mana awalnya fokus ke bisnis imaging sekarang kami fokus ke 7-Eleven maka perusahaan kami berganti nama untuk anak perusahaan, menjadi awalnya Modern Putra Indonesia, menjadi Modern Sevel Indonesia.

Bagaimana gambarkan kondisi sebelum transformasi?

Pages: 1 2 3 4 5

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)