Bazar Online DBS - BukaLapak.com Dukung Wirausaha Sosial

Pertumbuhan e-commerce di Indonesia terus meningkat, sehingga makin banyak pelaku bisnis yang mulai menjajal e-commerce. Seperti yang dilakukan oleh Bank DBS yang untuk pertama kalinya bekerja sama dengan BukaLapak.com untuk menyediakan wadah digital dalam memperluas akses pasar dan membantu pertumbuhan bisnis wirausaha sosial di Indonesia.

IMG_20151104_113204

DBS dan BukaLapak.com meluncurkan Bazaar Online untuk Kampanyekan Aksi #BelidanPeduli dalam mendukung wirausaha sosial. Bazar online ini  merupakan wadah bagi para pelaku wirausaha sosial dalam memasarkan produk, memperluas akses pasar sekaligus mensosialisasikan konsep kewirausahaan sosial di Indonesia lewat platform digital/online.

Kampanye #BelidanPeduli ini dilakukan dengan maksud untuk mendorong masyarakat untuk berkontribusi terhadap penyelesaian beragam isu sosial melalui pembelian produk berkualitas dari wirausaha sosial lokal. Hal ini sejalan dengan misi brand DBS yaitu Igniting Possibilities, Sparking Joy (menciptakan peluang dan memercikkan kebahagiaan).

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh bank DBS mukanlah kali pertama. Sebelumnya DBS sudah sering melakukan kegiatan sosial namun masih melalui unit bank. Kemudian dibuatlah DBS Foundation untuk melakukan program CSR. Fokus area CSR Grup DBS adalah kewirausahaan sosial. Pemilihan fokus area CSR ini karena DBS percaya akan langkah progresif sebuah social enterprise yang dapat menjadi salah satu pendongkrak pertumbuhan ekonomi.

DBS memilih BukaLapak.com sebagai partnernya kali ini karena DBS dan BukaLapak memiliki visi dan misi yang sama terhadap dunia usaha di Indonesia. “Kami bekerja sama dengan BukaLapak.com karena kami memiliki visi yang sama yaitu ingin mengembangkan wirausaha menjadi Social Enterprise. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kewirausahaan sosial di Indonesia dan berupaya mengembangkannya," kata Rudy Tandjung, Chief Operating Officer PT Bank DBS Indonesia.

Bank DBS berharap bisa menjadi mitra strategis untuk pertumbuhan di Indonesia. Ini tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tapi harus juga dilihat pertumbuhan ekonomi yang juga berbasis isu-isu sosial.

Dalam Bazar Online ini terdapat 11 wirausaha sosial yang mewakili 11 kategori yaitu: makanan dan minuman, fashion, personal care dan souvenir. Adapaun 11 wirausaha sosial ini yaitu: dari kategori Fashion ada Bagoes, Hey Startic, Nalacity, SahaWood dan Toraja Melo. Dari kategori makanan dan minuman diwakili oleh Agri Socio, Burgreens dan Kakoa. Dari kategori souvenir terdapat Du’Anyam dan Nara Kreatif. Serta dari kategori personal care diwakili oleh Wangsa Jelita.  Kesebelas wirausaha sosial tersebut telah bergabung di www.bukalapak.com/promo/beli-dan-peduli yang dapat diakses hingga 20 November 2015.

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kraetif Republik Indonesia juga mendukung  bisnis digital.  “E-commerce adalah market place yang menjanjikan, namun harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian. Kerja sama Bank DBS dan BukaLapak.com merupakan inovasi digital sebagai tahap awal yang dapat membantu meningkatkan produktivitas ekonomi melalui kewirausahaan sosial.” ucapnya di tengah acara peluncuran Bazar Online ini dilakukan. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)