Benah-Benah PTPN Holding Mulai Berbuah

Perusahaan holding BUMN yang membawahi 14 anak perusahaan perkebunan, PTPN Holding, baru-baru ini mengumumkan bahwa pada bulan Januari 2017, kinerja group secara konsolidasi sudah menunjukkan laba positif alias untung, sebesar Rp 38 miliar. Fakta ini menunjukkan adanya peningkatan kinerja yang signifikan di perusahaan plat merah itu karena pada periode sama tahun 2016 posisinya masih merugi Rp 264 miliar. Yang menarik, laba positif ini juga merupakan yang pertama kalinya diraih BUMN itu setelah merugi sejak 2015.

Direktur Keuangan dan Korporasi Holding Perkebunan Nusantara, Erwan Pelawi menjelaskan, perolehan laba tersebut dipicu oleh peningkatan produksi minyak sawit dari 108.276 ton pada Januari 2016 menjadi 132.615 ton di Januari 2017. Di lain sisi, harga CPO dunia juga sudah mulai merangkak naik.

Elia Massa Manik, CEO PTPN Holding

Peningkatan kinerja ini di lain sisi mengindikasikan bahwa kerja keras BUMN itu dalam menjalankan program transformasi sejak Mei 2016 berjalan on the track dan efektif dalam rangka perbaikan kinerja. “Sepanjang tahun 2016, program transformasi yang dieksekusi holding sudah berjalan sesuai jalur. Kami yakin peningkatan kinerja akan berlanjut hingga akhir tahun 2017. Tren perbaikan laba di awal tahun 2017 ini meneruskan tren laba yang diperoleh setiap bulannya sejak bulan Agustus 2016,” jelas Erwan menunjukkan data.

Lebih lanjut Erwan merinci, kinerja anak-anak usah juga mulai membaik. Tujuh anak usaha telah berhasil membukukan laba positif pada bulan Januari 2017 dari sebelumnya hanya tiga PTPN yang memperoleh laba pada periode yang sama tahun lalu. “Artinya program transformasi membawa pengaruh positif dan sudah berjalan merata di seluruh PTPN ,” tambah Erwan yang pernah menjadi eksekutif di PNM Group itu.

Yang pasti, sambung Erwan, manajemen Holding Perkebunan Nusantara akan terus melanjutkan dan mempercepat transformasi dengan melaksanakan sejumlah strategi, baik di bidang keuangan, pengembangan usaha hilirisasi, penguatan riset, dan penguatan strategi penjualan.

BUMN itu juga sedang melakukan redesign leadership program, membentuk talent pool dan asessment karyawan pimpinan satu tingkat di bawah Direksi, implementasi ERP dan implementasi e-procurement yang terintegrasi. Manajemen PTPN Holding akan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi melalui perbaikan on farm dan off farm.

Dari sisi keuangan, proses restrkturisasi utang perbankan juga terus berjalan dan sejumlah bank pemerintah bahkan bank swasta asing telah menunjukan komitmen untuk mendukung restrukturisasi keuangan BUMN ini. "Pembenahan yang kami lakukan telah mengembalikan kepercayaan lembaga perbankan dan ini menjadi modal yang baik untuk terus meningkatkan kinerja seluruh anak usaha," lanjut Erwan.

Agar perolehan laba dan operating cash flow tercapai sesuai target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2017, pihaknya juga terus akan melakukan berbagai upaya efisiensi selain menggenjot produktifitas. “Hingga akhir tahun kami optimistis target perolehan laba konsolidasi Rp 700 miliar akan terlampaui. Terlebih pada tahun ini holding sudah tidak dibebani biaya impairment yang tahun lalu mengurangi laba sebesar Rp 503 miliar,” Erwan memproyeksikan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)