Blibli Pasang Target Tinggi di 2016

Mendung mulai menjauh dari Indonesia. Banyak kalangan yakin krisis ekonomi mulai berlalu meski pengaruh resesi ekonomi global masih menghantui. Pelaku usaha pun memiliki harapan serupa.

“Ada tanda menuju kesana (perbaikan ekonomi). Ekonomi akan tumbuh jika pemerintah bisa menciptakan situasi yang kondusif. Di Blibli, traffic terus naik. Yang baru bertambah dan yang lama kembali lagi,” kata CEO PT Global Digital Niaga (Blibli.com), Kusumo Martanto.

Secara khusus, industri e-commerce masih akan tumbuh karena ruangnya yang masih besar. Masyarakat semakin memahami kelebihan jual-beli online dan bahkan sudah berkembang menjadi gaya hidup tersendiri.

Koneksi internet yang kian lancar dan kapasitasnya pun semakin besar memudahkan orang untuk berbelanja online. Kemudian, penetrasi smartphone yang semakin tinggi. Bahkan sepanjang tahun lalu, smartphone masih tumbuh meski rata-rata harga jualnya turun.

Selanjutnya, waktu semakin berharga di kota-kota besar seperti Jakarta. Macet tak lagi dimonopoli Ibukota. Kota besar lainnya seperti Bandung, Bogor, Surabaya, Makasar, dan Medan juga tak luput dilanda kemacetan. Buat apa bermacet-macet ria hanya untuk membeli satu barang kecil.

“Mereka yang tidak percaya, mulai melihat, mulai aware, dengar dari teman-temannya, akhirnya ikut juga belanja online. Itu kenapa kami berani pasang target pertumbuhan 5 kali lipat dibanding tahun 2015,” katanya.

Kusumo Martanto Chief Executive Officer of BliBli.com berpose di kantor, Tren Edisi11 2015 Kusumo Martanto, Chief Executive Officer of BliBli.com

Pembenahan layanan adalah ujung tombak dalam meraih target ambisius tersebut. Ia mengakui sudah ada perombakan besar di sistem Blibli, mulai dari software hingga hardware-nya. Termasuk, membangun server baru.

“Tujuannya, agar sistem lebih scalebale. Transaksinya tidak macet saat sedang peak season. Supaya integrasi dengan partner-partner lebih kuat. Kami juga komunikasikan ada maintenance di hari Sabtu pukul sekian,” ujar Kusumo.

Setiap pekan, Blibli juga akan merilis produk baru. Perseroan juga memperkuat layanan mobile karena pengunjung dan pembeli yang bertransaksi lewat aplikasi mobile kini jauh lebih besar 70:30 dari desktop. Total transaksinya juga naik lima kali lipat.

Yang tak kalah penting adalah membenahi pengiriman. E-commerce milik Grup Djarum itu sudah punya tiga gudang yang semuanya terletak di Jakarta dengan master warehouse-nya di dekat Pelabuhan Tanjung Priok.

“Servis, ujungnya adalah kepuasan pelanggan. Semua bisa mengadu besar-besaran iklan, promo, diskon besar, dan penawaran menarik lain. Tapi, pada akhirnya servis yang memuaskan konsumen. Barang tidak telat datang, sesuai order, kondisinya baik saat serah terima,” katanya. (Reportase: Arie Liliyah)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)