BNI Berbagi Ilmu dengan Kanbawza Bank

Myanmar sekarang ini sedang dalam proses reformasi dan politik. Dalam proses tersebut, Indonesia, sebagai sesama anggota ASEAN, pun tak ketinggalan untuk membantu. Bukan hanya pemerintah Indonesia saja yang berperan, pihak swasta seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga turut ambil bagian.

Bank Negara Indonesia

Cara BNI membantu adalah dengan berbagi pengalaman dengan pihak perbankan setempat, khususnya bank swasta Kanbawza Bank, yang berlokasi di Yangon, pusat bisnis di Myanmar. Bank yang didirikan pada 1 Juli 1994 ini merupakan salah satu bank swasta komersial terbesar di Myanmar, yang mencatatkan modal senilai 69 miliar MMK (Myanmar Kyat) per tahun 2012.

Kedua bank lantas mengadakan kerja sama program capacity building. Kerja sama itu ditandai secara resmi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Tresuri dan Institusi Finansial BNI, Adi Setianto dengan Wakil Direktur Utama Kanbawza Bank, U Than Lwin di Nay Pyi Taw, di Myanmar, Selasa (23/4/2013).

Penandatangan MoU ini disaksikan oleh Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, yang hadir ke Nay Pyi Taw bersamaan dengan Kunjungan Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Myanmar.

MoU mencakup dua hal pokok. Pertama, menekankan pada saling tukar pengetahuan terkait Asset and Liability Management yang menjadi satu kesatuan dalam strategi pengelolaan investasi, risiko, dan pendanaan. Kedua yaitu mendukung terpenuhinya kebutuhan peningkatan kapasitas di bidang perbankan yang dapat mengarahkan pada pengembangan produk dan pelayanan, sehingga mampu meningkatkan peran Kanbawza Bank dalam perekonomian Myanmar, sekaligus memberikan kontribusi pada aktivitas perbankan antara Indonesia dan Myanmar.

Dikatakan Adi, langkah BNI ini merupakan upaya untuk berperan aktif dalam pengembangan kerja sama ekonomi Indonesia-Myanmar. Ini penting karena selama ini peran Indonesia cukup penting dalam mendorong upaya pemerintah Myanmar menuju negara demokrasi. “Proses menuju era keterbukaan telah memberikan peluang bagi Indonesia untuk melakukan pengembangan kerja sama di segala bidang termasuk kerjasama pengembangan ekonomi,” ujar Adi.

Adi pun menuturkan, pemerintah Indonesia saat ini giat mendorong BUMN untuk bersinergi dalam melakukan eksplorasi bisnis di luar negeri termasuk di Myanmar. Untuk itulah, BNI bersama beberapa BUMN melaksanakan perannya membuka peluang bisnis di Myanmar, di mana fokus BNI adalah memberikan layanan dan produk perbankan kepada beberapa BUMN yang telah dan akan melaksanakan ekspansi di negara Myanmar.

“Ke depan, kerjasama capacity building tersebut juga akan dilakukan dengan beberapa bank di Myanmar. Kerja sama ini merupakan salah satu perwujudan visi BNI yaitu “Bridging Indonesia and The World”,” tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)