Bocorkan Rahasia Apple, Citigroup Diganjar Denda US$ 30 Juta

Citigroup terbukti bersalah membocorkan rahasia perusahaan Apple Inc kepada pihak klien. Atas kelalaian tersebut, bank dengan aset terbesar di Amerika Serikat (AS) ini dijatuhi hukuman denda sebesar US$ 30 juta atau sekitar 334 miliar. Nominal denda tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah kasus kerahasiaan keuangan.

Citibank1Sesuai putusan otoritas negara bagian Massachusetts, Citigroup wajib membayar denda senilai US$ 30 juta. Hukuman ini diberikan setelah salah satu stafnya bernama Kevin Chang terbukti membocorkan informasi soal penurunan angka penjualan iPhone kepada pihak lain.

“Analis Kevin Chang terbukti mengirimkan email hasil riset kepada klien-kliennya, yang menjelaskan soal pengurangan jumlah produksi iPhone,” ujar William Galvin, Secretary of the Commonwealth of Massachusetts.

Chang, yang mendapatkan informasi ini dari pihak supplier di China, langsung membagi informasi itu dengan empat perusahaan investasi yakni SAC, T. Rowe Price, Citadel dan GLG Partners. Padahal dalam peraturan yang berlaku, perusahaan keuangan dilarang berbagi informasi tentang kinerja suatu emiten sebelum rilis resmi dilaporkan oleh perusahaan bersangkutan.

Tiga dari empat investor institusi itu langsung merespon laporan Citigroup dengan menjual saham Apple secara terus menerus sejak informasi Chang didapat sampai waktu di mana Citigroup mengeluarkan laporan resmi tentang hal itu ke pelaku pasar.

Ketiganya berhasil menjaga nilai portofolionya dengan melepas saham Apple, yang harganya jatuh tajam sebanyak 5.2% pada 14 Desember 2012 atau hari di mana Chang membocorkan hasil riset Citigroup.

"Sepertinya pengertian tentang bagaimana cara investor bermain dengan menggunakan hasil analisa perlu ditegakkan lagi. Semoga angka US$ 30 juta bisa membuat jera," cetus Kepala Otoritas William Galvin kepada Reuters. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)