BRI Salurkan KUR Rp 5 Triliun untuk 300 Ribu Nasabah

Bank Rakyat Indonesia (BRI) hingga pekan kedua Oktober 2015 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 5 triliun untuk 300 ribu nasabah. "Pertumbuhan kredit kita terbesar ada di mikro, khususnya di KUR, " ujar Direktur Utama BRI, Asmawi Syam di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2015.

Menurut Asmawi,  pertumbuhan KUR beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan yang signifikan. Tercatat hingga akhir September 2015, KUR yang disalurkan sudah mencapai Rp 3,1 triliun untuk 300 ribu nasabah. "Berarti dari akhir September ke pekan kedua Oktober, dalam beberapa hari ada peningkatan hampir Rp 2 triliun, " katanya.

Rata-rata setiap bulan BRI menyalurkan KUR senilai Rp 2,6 triliun. Asmawi menyatakan  keinginannya menggenjot pertumbuhan hingga menjadi rata-rata Rp 3 triliun setiap bulan.

Perajin Keramik UKM (Foto: Antara) Perajin Keramik UKM (Foto: Antara)

Suku bunga KUR sebesar 12 persen, kata Asmawi, sesuai dengan arahan pemerintah  menarik minat para pelaku usaha untuk kembali bergerak dan mengajukan kredit.

BRI akan terus melanjutkan fokusnya untuk menggarap segmen mikro yang pertumbuhannya luar biasa. Saat ini sektor mikro menjadi prioritas untuk penyaluran kredit, meskipun tidak mengesampingkan kredit sektor korporasi.

"Kita ingin kredit kita ini ada impact ke yang lain, kan pilihannya kita kasih ke 5 korporasi atau ke 300 ribu orang, " tuturnya.

Terlebih, Asmawi menuturkan, kredit korporasi lebih bersifat long term. "Mungkin nanti juga akan jadi undisbursed untuk jangka waktu tertentu, " katanya.

Menurut Asnawi, penyaluran kredit ke sektor mikro bukan hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tapi juga pertumbuhan lapangan kerja dan mendorong peningkatan daya beli masyarakat. "Intinya, kita fokus ingin pertumbuhan segmen mikro."

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)