Buka Cabang ke-27, Java Princess Spa Ekspansi ke BSD

Spa, sebagai tempat perawatan tubuh, tampaknya telah menjadi kebutuhan yang cukup penting bagi wanita perkotaan. Maklum, setelah lelah beraktivitas, rasanya tubuh perlu untuk direlaksasi. Banyaknya permintaan akan perawatan spa, membuat produk ini pun semakin menjamur, termasuk keberadaan tempat spa milik PT Mustika Ratu, yakni Java Princess Spa.

Hari ini, Rabu (29/5/2013), di Jakarta, Mustika Ratu melakukan penandatanganan kerja sama dengan pemilik Java Princess Spa cabang Bumi Serpong Damai (BSD). Ini adalah cabang terbaru dari merek spa tersebut. Hadir dalam acara itu, Putri K Wardani, Presiden Direktur Mustika Ratu dan Eddy Sulistio juga Lily Elizabeth Marlie, selaku pemilik Java Princess Spa cabang BSD.

Mustika Ratu melakukan penandatanganan kerja sama dengan pemilik Java Princess Spa cabang Bumi Serpong Damai (BSD).

"Ini outlet spa ke-27," terang Putri. Dia mengatakan, Mustika Ratu mempunyai dua merek spa, yakni Taman Sari Royal Heritage Spa dan Java Princess Spa. Jumlah keduanya telah mencapai 27 spa. Sebanyak 21 buah adalah Taman Sari Royal Heritage Spa. Sisanya, sebanyak 6 spa, adalah Java Princess Spa, yang sudah berdiri di daerah Cirendeu, Alam Sutra, Papua, dan dua tempat spa di luar negeri.

Java Princess Spa di BSD menjadi yang terbaru. Produk spa yang satu ini, terang Putri, lebih menyasar kota-kota satelit, seperti halnya BSD. Biasanya, letak spa ini berada dekat dengan perumahan. "Saya harapkan bahwa spa di BSD akan sukses karena saya melihat kepadatan BSD sebagai wilayah perumahan dalam lima tahun belakangan sangat pesat."

Dari sisi jenis perawatan, Java Princess Spa sendiri menyediakan perawatan yang singkat atau yang lebih praktis. "(Kalau konsumen) Taman Sari Royal Heritage Spa kerap mengambil paket-paket komplit. Konsumen biasanya ibu-ibu kalangan menengah atas," lanjut dia.

Dalam kesempatan yang sama, Eddy menyebutkan bahwa spa milik Mustika Ratu memiliki nilai lebih dibandingkan spa lainnya. Pengalaman Mustika Ratu dalam mengelola spa yang sudah cukup lama juga menjadi salah satu hal yang dilihat oleh Eddy dan Lily. "Saya sebagai investor terus terang merasa tertarik dengan Mustika Ratu karena kami melihat ada pembeda, unik," tuturnya.

Waralaba spa

Putri menerangkan, dari 27 spa yang ada, sebanyak 22 merupakan franchise. Mustika Ratu meminjamkan nama dan memberikan suatu panduan tentang bagaimana mengoperasikan sebuah usaha sesuai dengan tata cara yang sudah baku kepada para pembeli franchise. "Kami berikan buku panduan untuk dipelajari," imbuh dia.

"Selain itu, kami menyediakan terapis-terapis yang sudah terdidik, karena ini tidak mudah, di mana ada cara-cara treatment yang beda dari spa lainnya," jelas dia.

Terkait besaran investasi, ia menyebutkan, bisa mencapai Rp 2 miliar. Besaran pastinya, Putri bilang, tergantung dari luas lokasi dan faktor lainnya. Ia pun menyimpulkan, "Ini merupakan kesempatan juga untuk masyarakat yang ingin belajar atau masuk ke dunia usaha." (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)