Canon PhotoMarathon Indonesia ke-6 Digelar di Medan

Ajang lomba Canon PhotoMarathon Indonesia (CPMI) digelar kembali di Indonesia. Ajang ini pertama kali diadakan di Singapura tahun 2003 dan menjadi ajang tahunan untuk Canon. Di Indonesia sendiri, event ini sudah diadakan sebanyak lima kali. Tahun ini merupakan ajang ke enam, diadakan di 3 kota besar di Indonesia.

Sejak digelar di Indonesia tahun 2009, acara ini sudah menyedot banyak para peminat fotografi di Indonesia. Tercatat tahun 2009 diikuti 1.028 peserta yang hanya diadakan di jakarta, tepatnya di daerah Kota Tua Jakarta. Pada tahun 2010 jumlah pesertanya 2.113 dan dicatat sebagai jumlah peserta terbanyak oleh Museum Rekor Indonesia.

photo caption_450x300

Pada 2011 untuk pertama kalinya diadakan di 2 kota, Jakarta dan Yogyakarta dengan jumlah total peserta 2.673. Tahun 2012 acara ini menambah satu kota lagi, Surabaya dan menyedot peminat fotografi sebanyak 2.947 peserta. Tahun lalu sendiri, masih di tiga kota yang sama Jakarta, Yogyakarta dan Jakarta dengan jumlah total peserta 3794 orang.

Tahun ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar pulau Jawa, yaitu Medan. Selain itu, perbedaan acara tahun ini adalah diadakannya kategori untuk pelajar. Mulai dari sekolah dasar (SD) sampai tingkat atas (SMA), kategori ini diperuntukan bagi para fotografer muda agar mereka dapat menunjukkan kemampuan fotografinya dan bersaing di antara sesama pelajar.

Hadiah yang diberikan tahun ini cukup menarik, untuk juara umum di setiap kota akan diberikan hadiah trip photo clinic ke Jepang selama 9 hari. Tidak hanya itu, dalam photo trip tersebut akan didampingi oleh seorang fotografer profesional berkaliber internasional bersama para pemenang utama dari negara lain. Selain photo trip para pemenang akan diberikan juga kamera DSLR Canon EOS yang canggih.

“Canon PhotoMarathon Indonesia bukan hanya menjadi ajang kompetisi bagi para fotografer yang sudah mahir, melainkan bisa diikuti siapa saja tak terkecuali para pelajar. Dalam kompetisi ini, selain keahlian teknis fotografi, diperlukan juga kecermatan, kecepatan, dan kreatifitas para peserta untuk bisa menjadi pemenang sehingga belum tentu seorang fotografer dengan jam pemotretan tinggi bisa dipastikan menjadi pemenang di ajang ini,” ujar Merry Harun, Direktur Divisi Canon pt Datascrip. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)