CCAI Academy untuk Pengembangan Kapabilitas Karyawan

Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) meresmikan CCAI Academy sebagai kelanjutan investasi di fasilitas manufaktur. Ini menunjukkan komitmen CCAI dalam beberapa tahun terakhir selain menanamkan investasi terkait infrastruktur guna meningkatkan lini produksi dan mega distribution center, juga peduli pada peningkatan kapabilitas sumber daya manusia.

CCAI menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan terutama dalam program pengembangan kapabilitas yang komprehensif dj akademi ini. Program ini diitujukan untuk ribuan karyawan CCAI guna menunjang pengembangan karier  dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat. “Kami percaya bahwa karyawan adalah pondasi dari strategi CCAI,” kata Kadir Gunduz, Presiden Direktur CCAI.

Ia menambahkan, pengembangan kapabilitas karyawan merupakan salah satu kunci sukses CCAI sebagai perusahaan minuman berkarbonasi. “Selama beberapa tahun terakhir, kami telah membangun berbagai akademi untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kepemimpinan dari tiap fungsi perusahaan. Kami telah mengembangkan suatu kerangka pembelajaran yang mudah untuk direplika dan berkelanjutan untuk pertumbuhan," jelasnya di kantor pusat CCAI di South Quarter Tower C Cilandak (28/02/2018).

Dijelaskan Kadir, ada tiga pilar kapabilitas di CCAI Academy yang berlandaskan safety and governane. Pertama, fungsional dan teknis yang meliputi Occupational Health & Safety, Sales General Trade, Sales Modern Trade, Manufaktur, Logistik, Cold Drink Equipment and Services, Human Resource, Finance, Public Affairs-Communications and Information-Technology. Kedua, kepemimpinan  yang ditujukan bagi supervisor, junior manager, manajerial level menengah dan program kepemimpinan bagi karyawan perempuan. Ketiga, talenta, pilar ini ditujukan untuk mempersiapkan para lulusan pascasarjana dan karyawan yang berperforma tinggi menjadi calon pemimpin masa depan di organisasi CCAI.

“Pada 2017 CCAI berhasil mengadakan metode pelatihan, termasuk pelatihan di dalam kelas dan online hingga 56 ribu hari pelatihan, meningkat dua kali lipat jumlah yang dicapai perusahaan pada tahun 2015,” ujarnya bangga. Hasilnya, tim CCAI mencapai kesuksesan dalam berkarier karena terus belajar untuk memaksimalkan potensi mereka. Salah satu yang berhasil itu adalah I Made Suardika, karyawan CCAI yang bergabung sejak tahun 1997 sebagai office boy kini berhasil mencapai posisi line leader dalam tim Cold Drink Equipment and Services di Bali dan Kepulauan Nusa. Bahkan di bawah kepemimpinannya area tersebut berhasil mendapatkan penghargaan performa terbaik pada tahun 2017.

Kadir berharap dengan diluncurkannya CCAI Academy, program pelatihan di dalamnya dalam memberikan manfaat bukan hanya bagi karyawan, tapi juga masyarakat. Dalam peluncuran hari ini, CCAI menyerahkan 11 Modul Dasar kepada Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, Drs. Sukiyo, MMPd dan Kepala Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan, Letty Lestari. Sesi train the trainer untuk 11 modul tersebut akan dilaksanakan oleh CCAI kepada para pelatih dari PPKD mulai bulan Maret 2018.

Pada kesempatan yang sama dilakukan juga Perjanjian Kerja Bersama (PKB) CCAI yang terbaru untuk tahun 2018-2020. Proses pembaruan PKB tersebut merupakan bentuk komitmen CCAI untuk terus melindungi kesejahteraan karyawan dan mengedepankan hak asasi manusia melalui penyediaan pekerjaan, serta memberikan layanan kesehatan dan sosial yang memadai.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)