Cegah Kebakaran Hutan, APP Terapkan IFM

Menjadi kelompok bisnis yang bisa menjaga kelangsungan bisnis sekaligus menjaga kelestarian lingkungan tentu membutuhkan totalitas dan upaya yang berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan oleh Asia Pulp & Paper, anak usaha Grup Sinar Mas. Tak heran tahun lalu APP termasuk satu dari 17 entitas bisnis global yang beupaya mencapai target pembangunan berkelanjutan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UN Sustainable Development Goals (SDGs).

Laporan itu disampaikan dalam Climate 2016, yang menyebutkan studi kasus APP yang berjudul Life on Land bahwa mengelola hutan secara berkelanjutan, menekan dan mengatasi degradasi lahan, melawan pembalakan liar dan menekan hilangnya keragaman hayati.

Selain itu, APP Sinar Mas telah menerapkan sistem manajemen kebakaran terpadu atau Integrated Fire Management (IFM) di dalam maupun di luar area Hutan Tanaman Industri dan mitra pemasoknya yang beroperasi di Provinsi Riau. Dalam IFM dijalankan empat pilar utama: pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respons cepat untuk mencegah terjadinya kebakaran.

General Management IFM Sinar Mas Forestry, Sujica W. Lusaka, mengatakan, dalam menerapkan IFM ini APP Sinar Mas didukung oleh dua ahli manajemen kebakaran internasional yaitu Trek Wildland Service (Kanada) dan Working on Fire (Afrika Selatan). Penerapan empat pilar ini dimulai dari persiapan yang dibagi menjadi empat langkah yang disebut Incident Command System (ICS). angkah ini merupakan perangkat atau sistem yang mengatur garis komando, perencanaan, operasi, logistik dan administrasi dalam sebuah situasi darurat.

“Deteksi dini hotspot atau titik yang terdeteksi suhu lebih dari 40 derajat celcius melalui satelit. Tapi hotspot belum tentu ada fire spot atau titik api. Untuk memastikan itu firespot atau bukan, petugas harus turun ke lapangan untuk mencek langsung. Deteksi dini ini agar potensi kebakaran bisa diredam sebelum menjalar lebih luas,” paparnya.

Sujica menegaskan semua gerak garis komando telah ditentukan mulai dari penyedia data, logistik peralatan hingga petugas regu pemadam kebakaran di lapangan. Namun yang paling utama adalah pilar pencegahan. APP Sinar Mas menjalankan pilar pencegahan ini melalui Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

"Kunci utama Program Desa Makmur Peduli Api adalah pemberdayaan masyarakat dalam bidang agroforestri atau wanatani. Dalam program ini masyarakat dibina untuk berdaya dan sejahtera secara sosial ekonomi dengan mengedepankan potensi dan karakteristik lokal,” ujarnya. APP Sinar Mas telah menginvestasikan dana US$ 20 juta untuk mengembangkan program DMPA ini. Dalam program ini perusahaan mendorong agar masyarakat lebih produktif namun tetap ramah lingkungan. Hingga tahun 2020 ditargetkan ada 500 Desa Makmur Peduli Api disekitar konsesi APP dengan alokasi dana US$ 10 juta per tahun.

 

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)