CEO Intel Paul Otellini Pensiun Mei 2013

Berita mengejutkan berhembus dari Chief Executive Officer Intel Corp (INTC) Paul Otellini. Ia menyatakan akan pensiun dini dari jabatannya. Dirinya berencana untuk pensiun pada Mei 2013. Kabarnya, rencana ini menyusul gagalnya Intel melakukan pergeseran dari komputer pribadi (PC) ke arah perangkat mobile.

Paul Otellini, Intel, CEO, mundur, step down Paul Otellini

Pihak Intel sedang mencari pengganti Otellini baik dari internal maupun eksternal perusahaan. Namun, sejauh ini, perusahaan sendiri tak pernah mengambil orang dari luar Intel untuk jabatan CEO. Menurut sumber-sumber terkait, pencarian sosok tersebut cenderung dari internal korporat.

"Kami mempunyai kandidat internal yang bagus tetapi kami juga akan mencari di luar," sebut Chuck Mulloy, juru bicara Intel, dalam pernyataan melalui surat elektronik.

Rencana Intel untuk mencari pengganti Otellini dari eksternal perusahaan disambut baik oleh Doug Freedman, analis di RBC Capital Markets. Freedman bilang, Intel seharusnya mencari orang dari luar perusahaan, tepatnya seseorang yang berpengalaman dari perusahaan besar.

"Jika dewan benar-benar menginginkan sebuah perubahan, mereka harus pergi dan mendapatkan seseorang yang bisa membalikkan keadaan," ujar Freedman.

Dia pun mengatakan, perusahaan mungkin bisa melirik Sanjay Jha, mantan CEO Motorola Mobility Holdings Inc, yang kini bekerja untuk Qualcomm Inc. Lantaran Qualcomm, yang merupakan produsen chip untuk telepon, telah melewati Intel dalam hal nilai pasar untuk pertama kali pada bulan November ini. Perusahaan ini bahkan memprediksi akan mencapai pertumbuhan pendapatan dua digit dalam lima tahun ke depan.

Alasan di Balik Mundurnya Otellini

Di bawah kepemimpinan Otellini, Intel kesulitan untuk transisi dari PC ke bentuk mobile. Perusahaan hanya mengelola pasar chip untuk smartphone dan tablet kurang dari 1 persen. Padahal, sekarang ini, masyarakat cenderung menggunakan kedua perangkat tersebut. Alhasil, pasar PC pun kian meredup. Tahun ini, pasar PC diprediksi akan menghadapi penurunan tahunan pertamanya dalam lebih dari satu dekade.

"Dia (Otellini) telah ditantang oleh pasar PC yang sulit," tutur Richard Schafer, analis di Oppenheimer & Co.

"Kamu punya perusahaan yang sangat tergantung pada PC, yang merupakan sebuah vertikal dalam penurunan struktural. Intel belum benar-benar mendirikan sebuah tempat berpijak dalan komputasi mobile," lanjut Schafer.

Memang, waktu Otellini masuk sebagai CEO Intel pada tahun 2005, desktop dan laptop didukung oleh chip milik Intel. Hal itu seperti sebuah standar untuk PC. Namun, pasar kini berubah. Penjualan smartphone dan tablet telah menggerus penjualan PC.

Otellini pun tidak mampu menghadapi perubahan yang terjadi. Seperti pendahulunya, dia gagal membawa Intel berkembang dalam pasar ponsel yang sedang meningkat signifikan.

"Sudah hampir empat dekade dengan perusahaan dan delapan tahun sebagai CEO, sekarang adalah waktunya untuk bergerak maju dan merubah helm Intel kepada sebuah generasi baru dalam kepemimpinan," tutur Otellini, yang seharusnya bisa menjabat sebagai CEO hingga Mei 2016.

Sumber: Bloomberg

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)