Cerita Sukses Produk UKM Indonesia Tembus Swiss

Sejumlah usaha kecil dan menengah (UKM) asal Indonesia berpartisipasi dalam pameran MUBA 2013, yang berlangsung di Basel, Swiss, selama tanggal 22 Februari-3 Maret. Di pameran ini, Kementerian Perdagangan mengkoordinasikan sebanyak 48 UKM untuk memasarkan produk di negara Eropa tersebut.

Kehadiran UKM di Swiss tersebut tidak sia-sia. Salah satu UKM, yakni Oesing Craft, berhasil mendapatkan pesanan sebesar US$  50.000 dari salah satu perusahaan dagang terbesar di Swiss. “Produk yang dipesan adalah Tamarind Wood Multi Purpose Bowl,” ungkap Gusmardi Bustami, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, dalam siaran pers yang diterbitkan Senin (25/2/2013).

Disebutkan bahwa perusahaan Swiss tertarik membeli produk buatan perusahaan Oesing Craft tersebut karena produknya berbahan natural, yaitu terbuat dari kayu asem yang memiliki tekstur unik dengan motif alami yang bervariasi. Menurut Bambang Haryono, Direktur Oesing Craft, Tamarind Wood Multi Purpose Bowl ini juga telah berhasil mendapatkan penghargaan UNESCO Award di tahun 2012. “Kesuksesan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan Kementerian Perdagangan,” ujar Bambang.

Perlu diketahui, dalam pameran ritel terbesar dan tertua di Swiss ini, Indonesia sendiri berstatus Negara Tamu Kehormatan, dengan menampilkan Paviliun Indonesia yang bertempat di area pameran seluas 2.000 meter persegi. Dalam dua hari penyelenggaraan pameran saja, jumlah pengunjung yang mendatangi Paviliun Indonesia mencapai sekitar 16 ribu orang. Nilai transaksi ritel selama dua hari itu mencapai US$ 78.000.

“Masyarakat Swiss ternyata sangat menyukai produk-produk Indonesia. Produk yang banyak diminati, antara lain tas rotan, tas batik, bahan makanan organik, selendang, perhiasan perak, lampu dari kulit kerang, patung dari kayu dan kursi kayu,” jelas Gusmardi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)