CGPI : Membangun Keunggulan Bersaing dalam Kerangka GCG

Tim observer GCG bersama jajaran direksi dan komisaris Pelindo 2.

The Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) dan Majalah SWA kembali menggelar ajang bergengsi pemilihan perusahaan-perusahaan dengan tata kelola terbaik dalam ajang Indonesia Most Trusted Companies 2019.

Di penyelenggaraan yang ke-19 kalinya ini akan mengangkat tema “Membangun Keunggulan Bersaing dalam Kerangka Good Corporate Governance”. Gendut Suprayitno, Chairman IICG menyebutkan bahwa tingkat daya saing Indonesia saat ini berada pada peringkat 4 dari 10 negera di ASEAN. Sementara di Global, daya saing Indonesia turun dari posisi 45 menjadi 50 dari 141 negara. Lalu bagaimana membangun keunggulan bersaing dalam kerangka Good Corporate Governance?

Togar M. Simatupang, akademisi dari Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Del menyampaikan bahwa keunggulan bersaing prinsipnya terletak pada tata kelola perusahaan yang baik. Artinya tata kelola yang baik mengarah pada kinerja yang baik. Selain itu, menurutnya, tata kelola yang baik memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan data sehingga mengurangi risiko. “Jika diurutnya maka semuanya mengenai transpransi, tanggung jawab dan sebagainya,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan yang telah tumbuh dalam 25 tahun terakhir adalah mereka yang melaksanakan tata kelola yang baik. Sehingga yang terpenting bagi perusahaan yakni pertama berintestasi dalam tata kelola dan kedua memanfaatkan kekuatan TIK. Hasil studi Peter Weill and Jeanne W. Ross, 2005 menyebutkan pengusaha dengan praktik tata kelola yang luar biasa menghasilkan keuntungan 20% lebih besar daripada perusahaan lain.

Oleh karena itu, Gendut menambahkan untuk membangun Keunggulan Bersaing dalam Kerangka GCG, pihaknya akan memberikan penghargaan Indonesia Most Trusted Companies Award kepada perusahaan-perusahaan yang melakukan tata kelola yang baik dengan kategori hasil penilaian 85-100 Sangat Terpercaya, skor 70,00 - 84,99 Terpercaya, dan skor 55,00 - 69,99 Cukup Terpercaya.

Adapun, cakupan penilaiannya meliputi tiga aspek, pertama compliance dimana perusahaan harus memenuhi kepatuhan terhadap berbagai peraturan perundang-undangan dan melakukan pengendalian manajemen. Kedua conformance tim penilai akan memastikan keselarasan terhadap norma, etika dan tata nilai yang diterapkan perusahaan. Ketiga perfomance, bagaimana perusahaan mewujudkan pencapaian kinerja keuangan dan non keuangan perusahaan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
CGPI GCG

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)