Ciptakan Produk Berkelanjutan,Tetra Pak Gunakan Kemasan Bersertifikat FSC

Bagi Tetra Pak, masalah lingkungan merupakan hal yang prioritas dan strategis bagi pertumbuhan yang berkelanjutan. Ulf Backlund,Managing Director Tetra Pak Indonesia, mengungkapkan, perusahaannya fokus pada masalah lingkungan bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari mata rantai produksi, menciptakan produk yang berkelanjutan dan meningkatkan recycle. Untuk menciptakan produk yang berkelanjutan, Tetra Pak berupaya menggunakan kemasan yang dapat diperbaharui dan tersertifikasi  Forest Stewardship Council (FSC) .

Penggunaan kemasan yang tersertifikasi FSC bagi Tetra Pak juga untuk memastikan ketersedian suplai di masa depan dan untuk menjaga market share. Ulf Backlund juga mengungkapkan, hal ini merupakan upaya untuk memenuhi permintaan pelanggan dan retailer. Berdasarkan survey yang dilakukan Green Gauge Global, dewasa ini konsumen semakin menyadari akan pentingnya tanggung jawab industri terhadap lingkungan. Jumlah masyarakat yang semakin peduli terhadap transparansi produk yang mereka gunakan mengenai asal dan bagaimana produk tersebut di buat. Awareness tersebut pun mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Kesadaran dan kepedulian akan masalah lingkungan dan ketersediaan suplai di masa depan tidak hanya menjadi perhatian Tetra Pak, tetapi juga menjadi perhatian PT Ultrajaya Milk Industry. Perusahaan yang berawal dari indusri rumah tangga pada tahun 1958 ini menggunakan kemasan produksi Tetra Pak yang telah tersertifikasi FSC. Selain itu, kemitraan yang dijalin keduanya juga terwujud dalam proram-program seperti program recycle karton. Ultra Jaya juga melakukan aktivitas lainnya yang menunjukkan komitmen terhadap lingkungan seperti memberikan dukungan terhadap berbagai aktifitas yang bekerja sama dengan WWF dan komunitas serta memiliki manajemen lahan yang modern.

20130829_131300

Tetra Pak merupakan salah satu suplier kemasan karton yang banyak dipakai oleh PT Ultrajaya Milk Industry Tbk. Dalam kesempatan sebuah media briefing (29/8), PT Tetra Pak memperkenalkan apa yang menjadi tanggung jawab sebuah industri, termasuk industrinya dalam pengelolaan hutan di Indonesia. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ulf Backlund, Managing Director Tetra Pak Indonesia, Samudera Prawirawidjaja, Direktur PT Ultrajaya Milk Industry dan Hartono Prabowo, Perwakilan National Forest Stewardship Council (FSC) Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)