DCI dan Equinix Sewakan Pusat Data Seharga US$ 2000

Kebijakan Kemenkominfo yang mewajibkan penyelenggara sistem elektronik menyimpan server datanya di Indonesia telah meniupkan angin segar buat ranah bisnis yang masih baru. Apa lagi kalau bukan pusat penyimpanan data?

Clement Goh, Djoko Agung Harijadi, Marina Budiman (ki-ka) meresmikan modul JK1

Tak ayal, satu lagi penyedia penyimpanan data asal negeri sendiri, PT Data Center Infrastructure Indonesia (DCI) yang baru 2 tahun terakhir beroperasi, siap menyewakan modul barunya pada tenant potensial.

"DCI akan membangun 1 gedung kontrol dan 8 gedung penyimpanan data," kata Marina Budiman, Presiden Direktur DCI.

Proses pembangunan infrastruktur di kawasan Cibitung ini memakan waktu 1 tahun, dimulai Maret 2012 lalu dan kini sudah aktif beroperasi. Sayangnya, Marina enggan membocorkan angka investasi untuk mengadakan fasilitas seluas 0,6 hektar ini.

Gedung tempat penyimpanan data sering diistilahkan sebagai modul. Dengan tinggi 5 lantai, 1 gedung modul ini bisa memuat ribuan rak (kabinet) yang mewadahi server milik tenant. Modul pertama, bernama JK1, dinyatakan layak beroperasi sejak April lalu oleh IST Consultant.

"Sudah ada 1 modul berkapasitas 1250 kabinet kini. Ke depannya, DCI akan punya 8 modul secara keseluruhan di kawasan ini dan juga pembangkit listrik sendiri,” ungkap Stephanus Tumbelaka, Sales and Marketing Director, ambisius.

Kedelapan modul DCI dalam maket

Kapan kedelapan modul ini akan komplit? Stefanus menyatakan, ini tergantung pada respons pasar. Yang jelas, ia menjanjikan, pembangunan modul baru akan mengikuti perkembangan teknologi.

Untuk pengoperasian, DCI mengandalkan platform Equinix, perusahaan asal AS yang melayani kebutuhan interkoneksi data di antara 4000 perusahaan di dunia.

Clement Goh, Managing Director Equinix Asia South, mengaku bahwa Equinix telah menerima permintaan dari klien global mereka untuk membuka platform data yang mantap di Indonesia. “Maka, klien kami akan memperoleh interkoneksi data ke Indonesia dengan mutu setara negara-negara lainnya,” kata Clement menjanjikan.

Equinix dan DCI sepakat menyediakan fasilitas ruang, mekanikal, dan teknikal ini untuk tenant media konten dan digital, komputasi awan, lembaga keuangan, operator jaringan, dan enterprise.

Dengan asumsi 1 kabinet menghabiskan daya 2,2 kVA, DCI mengenakan biaya sewa US$ 2000 per kabinet per bulan bagi tenant. Dari 1 modul yang telah tersedia, baru ada 1 sayap (wing) seluas 500 meter persegi yang laku tersewa. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)