Demi Efisiensi, Margautama Nusantara Restrukturisasi Perusahaan

Prospek bisnis di bidang usaha jalan tol masih cukup besar. Demi fokus menggarap hal itu, PT Nusantara Infrastructure Tbk pun mengadakan restrukturisasi. Hasilnya, PT Margautama Nusantara (MUN) dijadikan induk perseroan di bidang usaha jalan tol.

Konferensi pers PT Nusantara Infrastructure Tbk, di Jakarta, Senin (18/2/2013).

 

 

 

 

 

 

 

 

“Jadi ini (restrukturisasi) kaitannya dengan kinerja kami yang semakin lama semakin baik. Kami ingin ada satu subholding yang mengontrol anak perseroan khusus di jalan tol, karena yang lain sudah ada,” jelas M Ramdani Basri, Direktur Utama PT Nusantara Infrastructure Tbk, di Jakarta, Senin (18/2/2013).

NI sendiri bergerak di sejumlah bidang usaha di dunia infrastruktur, di antaranya jalan tol, energi, air, dan pelabuhan. Untuk jalan tol, saat ini, perseroan telah memiliki sejumlah portofolio, yakni ruas tol Bintaro-Serpong, ruas tol Pelabuhan Makassar, ruas tol Seksi Empat Makassar, dan ruas tol Lingkar Barat 1 Kebon Jeruk-Penjaringan.

Dalam mengelola empat ruas tol tersebut, PT NI pun mempunyai sejumlah anak perusahaan, yaitu PT Bintaro Serpong Damai (BSD), PT Margautama Nusantara (MUN), PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB), PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), dan PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE).

Dari portofolio yang ada, perusahaan mencatat, volume lalu lintas dan pendapatan di jalan tol terus meningkat. Misalnya, pada ruas tol Bintaro-Serpong, di tahun 2012, tercatat volume lalu lintas kendaraan yang lewat mencapai hampir 29 juta kendaraan per tahun. Volume kendaraan ditaksir naik 9,2 persen (compound annual growth rate) sepanjang 2010-2015. Perseroan juga melihat, pertumbuhan volume kendaraan akan terjadi di semua ruas tol yang dimiliki. Artinya, prospek bisnis di jalan tol cukup menarik.

Karena itu, perseroan pun menargetkan untuk ikut serta dalam pembangunan tol Kuala Namu-Medan, Sumatera Utara dan tol Serpong-Balaraja, Banten. Melihat prospek bisnis yang demikian besar, PT NI pun langsung tancap gas dengan mengadakan restrukturisasi di tubuh perusahaan. Salah satu tujuan restrukturisasi adalah untuk meningkatkan performa perusahaan, juga efisiensi.

Pada rapat umum pemegang saham luar biasa yang dilaksanakan hari ini, perseroan pun mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan restrukturisasi dengan mengalihkan kekayaan perseroan berupa saham-saham milik perseroan di dalam PT BSD, pengelola jalan tol ruas tol Bintaro-Serpong, dan PT BMN kepada PT MUN. Dengan kata lain, PT MUN menjadi anak perusahaan yang sahamnya dimiliki 99,97 persen oleh perseroan. PT MUN pun menjadi induk perusahaan atas anak-anak perusahaan perseroan yang bergerak di bidang pengelolaan jalan tol.

“Aksi korporasi ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi positif bagi perseroan, yang otomatis akan mendukung daya perseroan dalam upaya terus mengembangkan bisnisnya,” tandas Ramdani. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)