Deni Asy’ari: Jurnalis yang Sukses Menakhodai Suara Muhammadiyah

Setelah dikelola dengan manajemen baru, Suara Muhammadiyah (SM) yang didirikan KH Ahmad Dahlan sejak seabad silam, kini tumbuh pesat. Di saat, banyak media cetak sekarat, SM justru makin melesat. Tak lagi hanya fokus di media, tapi telah merambah berbagai lini bisnis.

Gedung Suara Muhammadiyah (Foto: Dok. Suara Muhammadiyah)

Kemajuan teknologi informasi (TI) yang begitu massif membawa dampak negatif bagi industri media cetak di seluruh dunia. Banyak media yang terpaksa gulung tikar karena tidak mampu bertahan. Tidak sedikit juga yang mencoba bertahan dengan nafas yang kembang kempis, seakan  menunggu ajal tiba.

Kalaupun masih ada media cetak yang mampu eksis bertahan, bisa dihitung dengan jari. Dan salah satunya dipastikan adalah Suara Muhammadiyah (SM). Media yang bermarkas di Kota Jogja ini memang terbilang fenomenal. Di saat banyak media cetak lain yang berguguran,SM justru makin meroket.

Tatkala usianya makin menua, SM justru tampil makin gesit dan dinamis. Ia bangkit menjadi lembaga bisnis dengan pertumbuhan yang mengejutkan. Tonggak kebangkitan itu, nampak terlihat sejak 2018 lalu dengan menempati kantor baru yang relatif megah. SM  berhasil membangun gedung empat lantai yang diberi nama Graha Suara Muhammadiyah. Graha SM bisa terbilang termegah di kawasan Jl. KH Ahmad Dahlan Yogyakarta. “Dananya habis 19 milyar,” kata Deni Asy’ari, Direktur PT Syarikat Cahaya Media yang menaungi SM.

Deni merasa bersyukur, saat ini ada tren peningkatan jumlah pelanggan. Dalam setahun terakhir oplahnya cenderung naik. SM yang hadir dua pekan sekali rata-rata cetak 50 rb eksemplar. “Ini angka riel,” jelas Deni meyakinkan.

Satu hal yang patut diacungi jempol, SM  ternyata tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi keluarga besar karyawan belaka. Majalah yang terbit sejak 1915 ini telah tumbuh menjadi induk usaha yang menjalankan berbagai unit bisnis baru. Beberapa unit bisnis yang berada dibawah naungan SM grup tersebut adalah, SM Corner, SM Creatif,SM Logistik, Bulogmu, dan Logmart.

Sekadar informasi, SM Corner merupakan unit bisnis pertama yang dijalankan. Unit bisnis ini mengelola pengadaan aneka kebutuhan untuk warga Muhammadiyah dan organisasi yang ada di bawah naungannya, seperti HW, Aisyiah, IPM, Kokam, Tapak Suci, dsb. Semua kebutuhan buku,seragam dan akseris pendukungnya tersedia lengkap.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)