Disparbud Targetkan Transaksi Rp15 Miliar di Event Perdana JTBF

Arie Budhiman, ketua Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Arie Budhiman, ketua Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta

Untuk pertama kalinya, Jakarta Tourism Business Forum (JTBF) digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi DKI Jakarta mulai tanggal 2-5 Desember 2014. Forum bisnis yang berjargon "Share Your Experience, and Sell Out" ini ditargetkan mampu mencapai target pendapatan sebesar Rp15 miliar.

Menurut Arie Budhiman, Ketua Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, acara perdana ini dikhususkan untuk mempertemukan para pemangku kepentingan industri pariwisata asal Jakarta yang berperan sebagai seller, dengan pelaku industri pariwisata khususnya biro perjalanan wisata di berbagai kota di Indonesia yang berperan sebagai buyer.

Lebih lanjut, Arie menjelaskan ada sekitar 100 seller dari Jakarta dan 194 buyer dari 30 kota di Indonesia dan 6 negara ASEAN yang turut berpartisipasi dalam forum bisnis ini. Forum bisnis ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan-kegiatan promosi pariwisata oleh Disparbud DKI Jakarta di dalam negeri maupun luar negeri.

"Forum ini adalah langkah strategis kami untuk mempromosikan destinasi wisata Jakarta secara lebih progresif. Kami juga berperan sebagai fasilitator yang mempertemukan seller dengan buyer," ujar Arie pada wartawan di Hotel Millennium (2/12) Jakarta.

Menurut Arief, Disparbud DKI Jakarta berkomitmen untuk terus berupaya memenangkan Jakarta dalam persaingan wisata, minimal di ranah Asia Tenggara, sehingga mampu meningkatkan mobilisasi wisatawan domestik dan mancanegara yang berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata.

Arie berharap, forum bisnis pariwisata yang besar ini, dapat terjalin sinergi positif antar industri pariwisata Jakarta, regional hingga internasional. Tidak seperti cara mainstream lainnya. Forum bisnis ini dikemas lewat Table Top. Yaitu sebuah konsep Business to Business (B2B) yang melibatkan para partisipan untuk berinteraksi secara personal, bertukar informasi dan menawarkan produk wisatanya.

"Jadi para seller tidak perlu lagi menyebar brosur untuk mempromosikan produk wisatanya," tambah Arie.

Arie mayakini, sebagai ibu kota negara, Jakarta bukan hanya berperan sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian. Tetapi, juga punya potensi besar dalam sektor pariwisata dan kebudayaan yang dinamis untuk mendukung kota Jakarta sebagai kota jasa (service city). Dari mulai destinasi wisata belanja, sejarah, budaya, hiburan dan aneka kuliner yang lengkap. Tidak ketinggalan pula sarana MICE (Meetings, Incentives, Conventions, Exhibitions) berstandar internasional.

Sesi forum Table Top sendiri akan digelar pada Rabu (3/12) dari pukul 8-17 WIB di Hotel Millennium Jakarta. Selain itu, selama empat hari ada berbagai rangakaian acara menarik. Dari hiburan seni budaya, Media Trip dan City Tour dengan mengunjungi destinasi wisata menarik di Jakarta. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)