Dorong Industri Pariwisata, Ini Alasan Darmin

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pentingnya untuk membangun industri pariwisata. Selama ini Indonesia selalu bertopang pada industri ekspor seperti bidang pertambangan dan perkebunan tanpa menyadari bahwa sektor tersebut dapat habis.

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Foto: Syukron ALi/SWA). Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Foto: Syukron ALi/SWA).

"Sekarang dalam tiga tahun terakhir kita masuk ke siklus menurun, artinya tiba-tiba kita tak punya pondasi yang cukup. Seharusnya kita dari dulu membangun industri termasuk infrastrukturnya. Nah sekarang kita membangun infrastruktur dulu baru 2-3 tahun industri itu baru muncul," kata Darmin Nasution dalam acara Silaturahmi H3 di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 13 Februari 2016.

Menurut Darmin, dengan adanya industri pariwisata yang dikembangkan pemerintah,  dapat menghasilkan devisa lebih banyak apabila tempat wisata tersebut dibangun dengan baik. "Kita perlu wisata untuk menghasilkan devisa. Selain itu kita punya (wisata) perikanan, kelautan dan oleh karena itu bukan kebetulan bahwa pemerintah berusaha mempercepat kawasan pariwisata baru, kalau secara umum memang lama pendekatannya. Tapi kita punya Mandalika, kita punya Danau Toba," kata Darmin.

Darmin berujar,  apabila kawasan wisata Danau Toba dapat dikelola dengan baik dapat menarik wisatawan lebih banyak tak hanya dari dalam negeri tapi juga  luar negeri. Namun keindahan tidak cukup jika tidak disertai dengan promosi yang baik untuk membuat wisatawan tertarik mengunjungi daerah tersebut.

"Danau toba bukan hanya indah, tapi sejarahnya hebat. Namun kita juga harus menyadari ada daerah wisata yang berhasil dan kurang berhasil. Contoh di Sulawesi ada Toraja, dulu tahun 80an pernah populer itu, tapi sekarang tidak begitu terkenal. Jadi jangan sampai Danau Toba seperti itu," ucap  Darmin.

Pertemuan Silaturahmi H3 yang juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan pejabat lainnya. Mereka membahas tentang pembangunan infrastrukturdan pariwisata yang berpotensi untuk dikembangkan di daerah Sumatera Utara khususnya di kawasan Danau Toba.

Darmin mengatakan Sumatera Utara bisa mencontoh Bali dalam mengembangkan kawasan wisata yang berhasil karena mampu menyatukan keberagaman di dalamnya seperti kerajinan, keagamaan dan lain-lain. "Bahkan ada konferensi-konferensi skala international yang dilakukan di sana. Saya kira di Sumatera Utara harus dikembangkan tak hanya Toba saja. Saya rasa kita mampu," ujarnya.

Tempo.co

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)