Eksis Puluhan Tahun, Ini Strategi Batik Keris

Batik Keris sudah berkembang dari generasi ke generasi, lebih dari 90 tahun. Apa rahasia sukses mereka hingga bisa bertahan puluhan tahun lamanya? SWA  Online mengulasnya untuk Anda.

Dimulai dari produk Batik rumahan (home industri), Batik Keris menjelma menjadi pabrik garment yang besar dan memiliki toko-toko di seluruh Nusantara. Pertumbuhan dan perkembangan dilalui tahap demi tahap hingga menjadi perusahaan “terbatas” pada tahun 1970 dengan tetap mempertahankan kualitas dan warisan budaya nusantara Indonesia.

Dari awal pendiriannya Batik Keris sangat menekankan "kualitas". Adapun filosofi perusahaan adalah "melestarikan budaya nusantara". Sesuai dengan visinya "Batik Keris" sebagai pusat kerajinan nusantara, mempunyai tujuan melestarikan budaya nusantara melalui design dan produk-produk (collection dan craft) budaya nusantara.

CEO Batik Keris, Hardianto Tjokrosaputro CEO Batik Keris, Handianto Tjokrosaputro

Batik Keris juga berinovasi menciptakan produk – produk modern tanpa meninggalkan ciri khas Batik yang unik. Diantaranya koleksi sutera, primisima, polyester, dll, dengan model yang up to date untuk pria, wanita, teenager dan anak. Dengan berkembangnya produksi handycraft dan souvenir yang meliputi ; kayu, keramik, rotan, produksi kerajinan tas, kerajinan untuk perlengkapan griya, maka dikembangkan dengan merek “ Keris Griya “.

“Kami secara konsisten menggarap dan memposisikan produk kami untuk kalangan menengah atas (upper middle class). Sebagai perusahaan keluarga yang turun menurun, kami mempunyai passion yang mendalam untuk kebudayaan Indonesia khususnya batik, tenun dan barang2 kerajinan lainnya dari seluruh pelosok nusantara,” kata CEO Batik Keris, Handianto Tjokrosaputro.

Selain menyediakan barang-barang dengan corak dan warna yang tradisional, lanjut dia, Batik Keris juga menciptakan corak dan warna dan model pakaian sesuai dengan zamannya. Ya, hanya dengan beradaptasi, berevolusi (tanpa meninggalkan ciri khas ke-Indonesiaan-nya), Batik Keris juga ikut melestarikan budaya bangsa.

“Dari awal berdirinya Batik Keris, kami juga sangat menekankan kualitas. Kami selalu mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik dan yang lebih baik lagi bagi pelanggan. Peningkatan kualitas adalah usaha yang berkesinambungan,” ujarnya.

Untuk mendukung strategi di atas, Batik Keris terus meningkatkan sebaran tokonya agar mampu menjaga seluruh masyarakat. Untuk distribusi, ada banyak toko di mal-mal dan airport. Dengan begitu, konsumen lebih mudah mendapatkan produk batik favoritnya. Saat ini, trend konsumen kelas menengah sampai dengan atas, membeli barang keperluannya di mal. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, mereka sering menggunakan pesawat sebagai media transportasi. (Reportase: Aulia Dhetira)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)