Facebook Gandeng Morgan Stanley Demi IPO

Facebook Inc, jejaring sosial terbesar di dunia, dikabarkan memilih Morgan Stanley untuk memimpin penawaran umum perdana (IPO) perusahaan. Ini berarti, sejumlah bagian dari biaya dikumpulkan oleh perusahaan sekuritas dalam kesepakatan tersebut. Facebook diharapkan mampu meraup US$ 5 miliar dalam penawaran saham yang dinanti-nanti itu.

Goldman Sachs Group Inc, JP Morgan Chase & Co, Barclays Plc dan Bank of America Corp, berdasarkan keterangan Bloomberg, membantu proses penjualan saham. Perusahaan sekuritas Morgan Stanley merupakan penjamin emisi terbesar di Amerika Serikat terhadap perusahan internet, tahun lalu. Menggandeng Facebook mungkin melontarkan perusahaan berbasis di New York tersebut sebagai 'raja' di liga IPO pada tahun ketiganya. Dipilih oleh Facebook menjadi berita gembira bagi Morgan Stanley dan Michael Grimes, Co-head technology investment banking unit di Morgan Stanley.

“Ini tentu keuntungan yang sangat besar bagi mereka,” kata Jack Abilin, Chief Investment Officer Harris Private Bank. “Fakta bahwa mereka memimpin kesepakatan perusahaan media sosial papan atas tahun lalu menjadi bukti positif bahwa Morgan Stanley kemungkinan besar mampu melaksanakan transaksi Facebook.”

Perusahaan investasi yang bekerja atas nama Facebook itu mungkin menghasilkan fee sekitar US$ 500 juta, bergantung pada penilaian utama perusahaan, kata Abilin. Facebook, menurut keterangan pihak yang tidak disebutkan namanya, berharap mendapatkan nilai setidaknya US$ 10 miliar. Jika benar begitu, IPO Facebook tentu menjadi yang terbesar di sejarah perusahan teknologi Amerika Serikat. Morgan Stanley dipandang layak oleh Facebook, mungkin karena perusahaan investasi itu berhasil memimpin IPO bagi Zynga Inc dan Groupon Inc, tahun lalu.

“Morgan Stanley mampu memanfaatkan dominasi mereka di perusahaan internet yang telah go public,” kata Anupam Palit, Kepala Penelitian GreenCrest Capital Management LLC. Di 'meja' penjamin emisi, Morgan Stanley meraup 20% pangsa pasar IPO dari perusahaan internet yang masuk bursa Amerika Serikat di 2011. Morgan Stanley selalu mengalokasikan porsi IPO bagi klien di broker ritel, Morgan Stanley Smith Barney yang merupakan usaha patungan dengan Citigroup Inc.

CEO Morgan Stanley, James Gorman mengatakan bahwa penerbitan ekuitas baru akan memberikan pendapatan investasi perbankan bagi broker dan mendorong aktivitas perdagangan saham yang lebih tinggi. Morgan Stanley juga memimpin IPO Google di 2004 dan IPO Apple Inc di 1980.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)