Facebook Page Jadi Andalan Memperkuat UKM

Sebagai negara dengan salah satu populasi terbesar di dunia, Indonesia punya peran strategis dalam dunia usaha. Apalagi jika melihat pada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian negara dan 99% bisnis di Indonesia diwakili oleh UKM. Sebagaimana yang disampiakan oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika, Bambang Heru saat membuka acara Facebook Boot Camp beberapa waktu yang lalu di gedung Smesco Jakarta.

Peluang besar ini yang dilihat oleh perusahaan raksasa berbasis internet seperti Facebook. Meski tidak seperti Twitter dan Google yang membuka kantor perwakilannya di Indonesia, Namun, keseriusan Facebook untuk menggarap pasar Indonesia bisa dilihat dari kehadiran pendiri Facebook, Mark Zuckerberg ke Indonesia tahun lalu.

“Lebih dari 76 juta masyarakat Indonesia aktif menggunakan Facebook setiap bulan dan lebih dari 61% nya terhubung dengan Facebook Page. Jumlah tersebut sangat potensial untuk UKM yang sedang berusaha mencari pelanggan baru, mempererat hubungan dengan pelanggan yang sudah ada dan meningkatkan penjualan,” jelas Andy Hwang, Head of Small Medium Business (SMB), Asia Pasific Facebook.

Menurut Andy, jumlah tersebut menandakan bahwa masyarakat Indonesia punya minat besar untuk terhubung dengan bisnis secara online. Andy melanjutkaan bahwa Indonesia adalah negara prioritas utama bagi Facebook. Sebagai bagian dari investasi berkelanjutan Facebook untuk UKM di Indonesia, pada bulan September lalu, menggelar Facebook Marketing Boot Camp di Gedung SMESCO Exhibition Hall (Koperasi UMKM).

Andy Hwang (ke dua dari kiri) Head of Small and Business (SMB) Asia-Pasifik Facebook bersama Arief Wismansyah, Walikota Tangerang; Bima Arya, Walikota Bogor; Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Ahmad Zabadi, Presiden Direktur Smesco dan beserta lainnya di Smesco Andy Hwang (ke dua dari kiri) Head of Small and Business (SMB) Asia-Pasifik Facebook bersama Arief Wismansyah, Walikota Tangerang; Bima Arya, Walikota Bogor; Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Ahmad Zabadi, Presiden Direktur Smesco dan beserta lainnya di Smesco

Di acara tersebut, peserta dapat berinteraksi dengan sesama pelaku UKM dan ahli dari Facebook untuk belajar serta berbagi pengalaman tentang bisnis online di tengah kondisi perekonomian saat ini. Juga disisipi dengan sesi pelatihan dan pengenalan Facebook Pages, bagaimana mengembangkan bisnis dengan Facebook serta best practice berkaitan dengan proses kreatifnya.

Berdasarkan Deloitte Report 2015, Facebook mengklaim melalui alat pemasaran Facebook, platform serta konektivitas yang tersedia telah berkontribusi pada dampak ekonomi sebesar US$ 35 miliar dan menyerap sebanyak 1,340,000 lapangan pekerjaan di seluruh Asia Pasifik.

“Tujuan kami adalah memperkuat UKM menggunakan teknologi dan sumber daya daya yang dibutuhkan untuk menghubungkan pelanggan baru dan mengembangkan bisnis mereka pada skala yang lebih luas,” jelas Andy.

Sementara itu, Dea Valencia, salah satu pengguna Facebook Page sejak 2014 mengklaim dengan menggunakan produk Facebook, penjualan bisnis batik yang ditekuninya naik sebanyak 60% selama 10 bulan. Ia juga mendapatkan 125 kali lipat dari return of Ad Spend (ROAS) atau biaya belanja iklan.

Adapun produk Facebook yang dipakai oleh Dea pendiri Batik Kultur itu, terdiri dari Boost Post, Photo Ads and Page Insights yang dapat dipelajari berbagai audience yang mengikuti, baik dari jenis kelaminnya, usia dan tempatnya. Dengan memiliki Facebook Page, berarti memiliki kesempatan untuk memasang Facebook Ads dengan harga yang sangat kompetitif.

Dea juga memberikan tips agar Facebook Page yang dipakai lebih produktif. Diantaranya membuat postingan mengenai produk baru dan menggunakan boost posts agar postingan masuk ke dalam news feed dan bisa diakses pengguna melalui ponsel maupun desktop. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)