Festival Musik Bambu Nusantara VII Segera Digelar

(200813) PRESSCON FESTIVAL MUSIK BAMBU NUSANTARA 2013-2Indonesia kaya akan budaya tradisional termasuk di dalamnya musik. Beragam musik daerah dengan alat musik khasnya sudah dipertontonkan, tapi ternyata masih banyak alat musik tradisonal yang belum mendapat perhatian. Angklung salah satu alat musik yang sudah berhasil mendapatkan pengakuan dunia di tahun 2010 silam semakin menunjukkan kemajuannya. Alat musik bambu ini sudah banyak tampil di panggung-panggung dunia. Dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenperaf) rupanya masih ingin membawa alat musik bambu lainnya ke kancah yang lebih internasional seperti angklung.

Lewat Festival Musik Bambu Nusantara yang sudah diadakan sebanyak tujuh kali Kemenperaf masih berambisi untuk membawa alat musik bambu dari penjuru Indonesia untuk bisa dinikmati oleh masyrakat luas. Dalam gelar festival ini akan ditampilkan kreasi kreatif alat musik dari bahan bambu yang akan berkolaborasi dengan alat musik modern.

“Kemajuan untuk alat musik bambu sangat pesat, saya ingin alat musik bambu bisa menjadi bagian dari musik dunia tapi ternyata masih banyak alat musik bambu yang belum dipertontonkan selama ini angklung saja yang sudah dikenal padahal masih banyak lagi alat musik lainnya yang juga bisa dikolaborasikan dengan musik modern,” terang Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Festival Musik Bambu Nusantara VII akan segera diselenggarkan pada 27-28 Agustus 2013 bertempat di JCC. Musisi Indonesia seperti Balawan, Dwiki Dharmawan, Andien, Barry Likumahuwa dan lainnya akan berkolaborasi dengan musik bambu. Anak-anak muda dari tingkat SD sampai SMA juga akan ikut berpartisipasi memainkan alat musik bambu tak hanya itu saja aka nada penampilan ibu-ibu yang berasal Jepang memainkan angklung dalam gelaran tahunan ini.

Festival Musik Bambu Nusantara diharapkan mampu mengedukasi anak-anak muda mengenai budaya bangsanya dan dapat menarik wisatawan asing ke Indonesia. Tahun ini Kemenperaf juga bekerjasama dengan agensi pariwisata untuk menarik wisatawan asing asal Singapura dan Malayasia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)