Gaya WIKA Kelola Gen Y

Generasi millenial mulai memegang posisi penting di perusahaan. Salah satunya di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Untuk jabatan General Manager, BUMN Karya ini menurunkan target usia dari 45 tahun menjadi 37 tahun. “Peluang Gen Y menjadi pimpinan senior di WIKA akan sangat besar. Kami punya program talent untuk kandidat manajer proyek. Yang biasanya makan waktu 8 tahun dipercepat menjadi 3 tahun. Ada juga program Personal Assistant,” kata I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Chief of Human Capital Officer WIKA.

Menurut dia, Personal Assistant adalah program yang ada di setiap proyek besar, dimana Gen Y diberikan tugas untuk mendampingi salah satu manajer proyek senior. Dengan begitu, mereka bisa belajar bagaimana menangani sebuah proyek, proses pengambilan keputusan, bagaimana berkomunikasi, negosiasi, dan pengambilan keputusan bersama dengan pihak ketiga.

Bintang Perbowo, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

“Ini akan mempercepat pembelajaran mereka, daripada hanya belajar di kelas dan menunggu pematangan natural yang bisa makan waktu 5-6 tahun,” kata dia.

Dia menjelaskan, krisis pada 1998 dan 2005 memaksa perusahaan tidak melakukan rekrutmen dalam waktu cukup lama. Sehingga, menimbulkan gap generasi. Untuk meningkatkan keterikatan (engagement), WIKA menggelar program hard skill yang bersertifikat dan soft skill melalui coaching dan mentoring.

“Ini tidak dijalankan seadanya. Namun, dievaluasi dan ada award kepada best mentoring dan coaching setiap tahunnya. Impact-nya pun harus signifikan bukan hanya finansial namun juga promosi dan training luar negeri,” kata dia.

Di WIKA, talent adalah karyawan yang berkinerja bagus dan memiliki kompetensi yang dipersyaratkan. Perseroan menggunakan pendekatan 70:20:10. Intinya, pembelajaran difokuskan pada pengalaman rill atau job assignment selama beberapa bulan dengan ditunjang proses coaching dan mentoring.

“Peserta juga harus melalui proses presentasi di hadapan direksi. Kompilasi penilaian inilah yang menjadi dasar bagi kami untuk memasukkan karyawan ke talent pool dan kandidat suksesor,” kata dia. (Reportase: Tiffany Diahnisa)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)