Grab Investasi US$700 Juta di Indonesia

Grab akan menginvestasikan dana US$700 juta untuk 4 tahun ke depan guna mendukung target Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Bertajuk Grab 4 Indonesia, Grab mencanangkan master plan yang meliputi 3 pilar utama; pertama, menciptakan lapangan pekerjaan di bidang teknologi informasi dan meningkatkan SDM di Indonesia.

Grab akan membuka pusat pengembangan teknologi dan riset di Jakarta dan menargetkan perekrutan 150 engineer dalam 2 tahun ke depan. Grab akan melakukan perekrutan di kampus dan menjalin kerja sama dengan universitas-universitas negeri unggul di bidang engineering.

Pusat pengembangan teknologi dan riset tersebut akan difokuskan untuk mengembangkan inovasi produk yang dikhususkan untuk Indonesia termasuk mengembangkan algoritma baru terkait dengan peraturan lalu lintas yang baru. Grab akan memberikan kesempatan pelatihan bagi para engineer Indonesia di pusat riset dan pengembangan Grab di Singapura, Beijing, dan Seattle.

Kedua, berinvestasi dalam technopreneurship untuk kepentingan sosial. Grab akan menginvestasikan hingga US$100 juga bagi startup atau technopreneurship untuk mengembangkan perusahaan-perusahaan Indonesia yang memiliki aspirasi sosial untuk mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia beralih ke ekonomi digital.

Pendanaan ini akan berfokus pad industri layanan mobile dan teknologi dengan penekanan layanan di kota-kota kecil dan komunitas yang belum merasakan manfaat ekonomi digital. Selain itu, dalam rangka mendukung Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, Grab juga akan menyelenggarakan program kewirausahaan melalui kerja sama dengan para mitra terpilih yang meliputi institusi pendidikan dan organisasi kewirausahaan. Program ini termasuk penyelenggaraan seminar bagi para technopreneur dan program mentoring dari para eksekutif Grab dalam mengembangan rencana bisnis berkelanjutan yang memiliki tujuan sosial.

Ketiga, memperluas akses terhadap pembayaran mobile dan kesempatan pembiayaan. Grab akan memperluas solusi pembayaran mobile melalui GrabPay Credits, opsi pembayaran non-tunai,dan kemitraan dengan Bank Mandiri, serta mengembangkan platform pembayaran e-money bersama dengan Lippo Group Dan Nobu Bank. Selain itu, Grab akan memberikan kesempatan bagi para mitra pengemudinya untuk mendapat pembiayaan untuk membeli smartphone dan kendaraan bermotor.

"Dengan adanya master plan ini kami berharap bisa memberikan layanan yang terbaik untuk konsumen Indonesia sehingga pengguna bisa mendapatkan transportasi yang cepat dan murah," ujar Anthony Tan, Group CEO dan Co-founder Grab.

"Kami sangat menghargai komitmen Grab di Indonesia. Investasi sebesar US$700 juta bukanlah investasi yang kecil. Hal ini membuktikan bahwa iklim bisnis di Indonesia kondusif. Apalagi dengan investasi ini, dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong.

Editor : Eva Martha Rahayu

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)