Bagaimana Bisa Pertumbuhan Pasar Smartphone Huawei 150%?

Setelah melebarkan sayapnya memasuki pasar smartphone di Indonesia, PT Huawei Consumer Indonesia mengalami pertumbuhan bisnis sebesar 150% di tahun 2015 jika dibandingkan tahun lalu. Sebabnya, dimulai sejak dua tahun lalu Huawei telah melakukan transformasi model bisnis dari business-to-business (B2B) menjadi business-to-consumer (B2C). Faktor lain adalah Huawei menghadirkan smartphone dari kelas low-end, mid-range dan high-end sehingga bisa merebut pangsa pasar di semua segmen.

Ellen Angerani, Marketing Director PT Huawei Consumer Indonesia. Ellen Angerani, Marketing Director PT Huawei Consumer Indonesia.

Menurut Ellen Angerani, Marketing Director PT Huawei Consumer Indonesia, dari tahun ke tahun peningkatan smartphone terus tumbuh meski sempat terjadi perlambatan ekonomi di Indonesia. Kesempatan yang besar inilah yang dimanfaatkan Huawei yang mengklaim sebagai perusahaan smartphone yang menduduki posisi ketiga secara global untuk merambah pasar smartphone dan gadget di Indonesia. “Market terbesar di Indonesia adalah smartphone di kisaran Rp 1,5 – 2 juta,” ujarnya saat diwawancarai SWA Online di Jakarta, (21/12).

Strategi yang dilakukan Huawei adalah dengan menghadirkan brand shop di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado. Brand shop Huawei bertujuan untuk meningkatkan penjualan perusahaan dan kedatangan konsumen melalui outlet resmi. Total sudah terdapat 7 brand shop di Indonesia dan jumlahnya akan dilipatgandakan lagi pada tahun 2016. Sedangkan toko ritel yang menjual produk Huawei di tahun 2015 berjumlah 5.000 toko, meningkat 8 kali lipat dari tahun 2014, yaitu 600 toko.

Ellen mengungkapkan coverage Huawei di Indonesia sudah mencapai 92% persen yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini Huawei memiliki 5 exclusive service center dan 17 authorized service center. “Keunggulan layanan after sales Huawei bagi pelanggan adalah pelanggan mendapat jaminan one for one yaitu penggantian handset baru apabila servis lebih dari tiga hari,” ujar Ellen.

Faktor yang membuat gadget dari tahun ke tahun adalah curiosity atau rasa keingintahuan pelanggan. Untuk mengembangkan produk terbaru dari Huawei, 10% dari total revenue akan diinvestasikan untuk research & development. Mulai dari desain, spesifikasi, dan kebutuhan pelanggan. Tidak hanya smartphone, Huawei juga menghadirkan rangkaian smartwatch, yaitu Huawei Watch sebagai wearable device.

Fokus dari Huawei di tahun 2016 menurut Ellen adalah meningkatkan brand awareness, diantaranya melalui peningkatan jumlah brand shop dan marketing activity. “Kami menargetkan penjualan pada tahun 2016 meningkat menjadi 200%,” kata Ellen. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)