Indragiri Hilir Terus Berbenah untuk Menarik Investor

Kabupaten Indragiri Hilir punya potensi yang sangat besar di bidang perkebunan, pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan dan pertambangan. Untuk menggali potensi yang berlimpah itu, pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, memberikan kemudahan dalam perizinan. Perizinan bisa langsung diurus di kantor kecamatan. Pemkab Indragiri Hilir juga terus mengembangkan infrastruktur untuk memikat investor? Apa saja yang dilakukan Pemkab Indragiri Hilir untuk memacu aktivitas bisnis? Drs. H. Muhammad Wardan, MP, Bupati Indragiri Hilir, menuturkannya kepada Destiwati Sitanggang dari SWA Online:

Bupati Indragiri Hilir  H. Muhammad Wardan MP. Bupati Indragiri Hilir H. Muhammad Wardan MP.

Apa saja potensi yang dimiliki Indragiri Hilir?

Kabupaten Indragilir Hilir sebenarnya memiliki banyak potensi, seperti pertanian dan peternakan, kehutanan, perkebunan, kelautan dan perikanan, pertambangan dan energi, termasuk pariwisata.

Yang paling menonjol?

Perkebunan. Dari 628.192 ha wilayah perkebunan yang ada di Indragili Hilir, yang terbesar itu adalah perkebunan kelapa. Lalu 441.000 ha dari kawasan di Indragili Hilir itu ditumbuhi oleh kelapa, baik kelapa dalam maupun kelapa hibrida. Kalau dilihat dari bentang luasnya, kabupaten Indragiri Hilir merupakan kabupaten yang memiliki perkebunan kelapa terluas di Asia. Dalam perkebunan kelapa ini semua kami kembangkan, seperti isinya kita kembangkan menjadi tepung kelapa, minyaknya juga, santan, makanan semua itu yang berasal dari buahnya, belum dari air, sabut, tempurung, dll. Kebun kelapa sawit di Indragili Hilir juga luas sekitar 160.00 ha.

Jika diurutkan, urutannya seperti apa?

Pertama, di perkebunan, kemudian kehutanan, lalu pertambangan dan energi, kalau di bidang pertmabangan, karena daerah kami memiliki banyak batubara.

Muhammad Wardan, Bupati Kabupaten Indragiri Muhammad Wardan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir

Bagaimana cara Anda mengelola potensi daerah agar diminati investor?

Dalam rangka untuk mengundang investor, kami memberikan kemudahan bagi para investor yang ingin berinvestasi di Indragiri Hilir, kemudahan itu dari sisi perizinan. Selain itu, kami juga sudah membentuk Badan Perizinan, Penanaman Modal, dan Promosi Daerah. Kita juga mendorong menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kebijakan atau regulasi yang pro-investasi. Caranya dengan meningkatkan pelayanan publik seperti adanya Perda, yang memberikan kewenangan camat-camat, bukan hanya dapat dilakukan oleh bupati. Itu ada pada Perda no 19 tahun 2013 tentang Penguatan Investasi Terpadu Kecamatan. Selain itu, ada Perda tentang Pelimpahan Kewenangan Bupati kepada Camat. Itu dari sisi regulasi. Kemudian, dalam rangka menarik minat investor, pemerintah kabupaten juga berupaya melakukan pengembangan infrastruktur.

Pengembangan infrastrukturnya seperti apa ?

Kita sekarang ini menjajaki kerja sama dengan maskapai Lion Air, dengan harapan dapat memfungsikan bandara Tempuling, karena selama ini belum difungsikan. Saya fungsikan dengan tujuan agar dapat memberikan kenyamanan bagi para investor untuk datang ke Indragiri Hilir, dengan membuka rute penerbanganTembilahan – Pekanbaru.

Perkembangan pembangunan bandara bagaimana?

Sekarang masih belum bisa difungsikan, tetapi fisik bangunannya sudah selesai dari beberapa tahun yang lalu. Saya tinggal melakukan penandatanganan kontrak dengan pihak Lion Air.

Bagaimana dengan pengembangan infrastruktur lainnya?

Untuk memasuki wilayah Indragiri Hilir bisa melalui beberapa jalur. Yang pertama sungai, jurusan Tembilahan – Batam, Tembilahan – Kualajengkal. Jalur sungai masih banyak digunakan untuk menuju ibukota-ibukota kecamatan. Ada juga jalan darat. Lalau kita kembangkan jalur lain, yaitu jalur udara.

Perkebunan karet di Indragiri Hilir, Riau Perkebunan karet di Indragiri Hilir, Riau

Kalau dari jalur sungai atau darat ada pengembangannya?

Tentu kita ada perbaikan jalan. Sekarang kami sedang melakukan pembangunan PLTU 2x7 MegaWatt dalam rangka meningkatkan investasi, dari sisi penambahan ketersediaan tenaga listrik. Kami juga membuka peluang untuk para investor yang ingin berinvestasi di bidang ini, karena kami memiliki batu bara. Hal ini mengingat daerah kita yang terdiri dari pulau-pulau. Kemudian kita juga ada pengembangan di bidang pariwisata. Sampai saat ini, belum ada hotel yang representatif, sehingga kalau ada investor yang ingin mengembangkan di bidang perhotelan sangat diharapkan. Potensi wisata yang kami miliki yaitu wisata alam seperti air terjun, (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)