Ini Alasan Suzuki Pertahankan Layanan Call Center | SWA.co.id

Ini Alasan Suzuki Pertahankan Layanan Call Center

Layanan purna jual tidak melulu soal perawatan mobil, tetapi juga soal penanggulangan saat terjadi kondisi gawat darurat seperti ban pecah atau kecelakaan. Jika perawatan mobil bisa dengan jelas diatur waktu dan tempatnya, maka penanggulangan keadaan darurat harus segera saat itu juga tanpa pernah bisa diprediksi akan terjadi kapan dan di mana. Inilah alasan mengapa Suzuki tetap mempertahankan dan terus mengembangkan layanan Halo Suzuki yang sudah ada sejak tahun 2007 lalu.

Halo suzuki adalah layanan call center 24 jam. “Perkembangan sekarang memang semua layanan dilakukan via internet dengan aplikasi mobile, sehingga lebih mudah dan praktis. Namun, kami tetap pertahankan Halo Suzuki karena sekitar 50 % konsumen kami adalah komersial dan sisanya adalah passenger. Nah para pasengger ini tinggalnya tersebar di remote area yang sinyal internet belum ke sana,” jelas Riecky Patrayudha, Assist to Dept Head Service PT Suzuki Indomobil Sales.

Diketahui pemilik dan pemakai produk Suzuki seperti pickup Futura dan sejenisnya berada di kampung-kampung yang sebagian belum terhubung internet tetapi sudah ada jaringan telepon.
“Selain karena tempat tinggal konsumen kami, tujua call center ini tetap kami kembangkan untuk merespon cepat jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat lainnnya yang menimpa mobil, motor maupun outboard marine. Suzuki,” jelas Ricky.

Halo Suzuki

Pusat call center ini ada di seluruh kota di Indonesia, dan terhubung ke seluruh dealer Suzuki. “Sehingga pelayanan bisa kami berikan untuk setiap pelanggan yang jaraknya maksimal 300 km dari dealer mobil terdekat,” jelas Asti Hendrayani, Customer Relation Group Leader PT Suzuki Indomobile Sales. Jadi saat pelanggan menelepon dan menjelaskan masalah yang menimpa kendaraannya maka setelah itu teknisi akan datang ke lokasi untuk membantu.

Tetapi menurut Asti, tidak semua masalah bisa segera ditangani langsung oleh SERA (Suzuki Emergency Roadside Assistence) alias teknisi standby terdekat, karena keterbatasan waktu dan jarak tempuh. Asti mencontohkan, sebuah mobil yang mogok di tengah-tengah antara kota Gorontalo dan Manado, “Jarak tempat kejadian dengan kedua kota tersebut diatas 300 km dan sudah tengah malam, maka saat pemilik mobil itu menelpon yang kami lakukan pertama adalah meminta bantuan Polsek terdekat untuk mengirimkan polisi ke TKP dengan tujuan pengawalan, kemudian teknisi akan memandu pemilik mobil untuk mulai membenahi masalah kendaraannya, atau istilahnya asistensi,” ulas Asti.

Selain layanan tersebut, Halo Suzuki juga menajdi wadah informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan, seperti spesifikasi produk, harga kendaraan terbaru, lokasi bengkel resmi Suzuki dan nomor telepon bengkel. layanan afer sales lainnya. Pun, Halo Suzuki melayani informasi seputar jaminan kendaraan, manfaat service berkala, booking service, ketersediaan spare part dan lokasi pembelian,  serta harga.

Khusus untuk SERA,  saat ini sudah tersedia 182 tenaga teknisi standby di seluruh kota di Indonesia dan 96 personil service car. Ke depan layanan ini akan terus dipertahankan sampai 5 tahun setelah itu akan kembali diperbaharui sesuai dengan perkembangan kebutuhan pemakai Suzuki. (EVA)

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)