Ini Cara Menteri Susi Dorong Hilirisasi Industri Pengolahan Ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berencana membatasi ekspor ikan gelondongan guna mendorong hilirisasi industri pengolahan ikan. Selain menggenjot pengembangan industri hilir, pembatasan tersebut dilakukan untuk menjaga harga jual ikan di pasaran.

"Tahun depan akan batasi ekspor ikan gelondongan. Saya ingin keberadaan ikan tidak serta merta diikuti kecepatan bisnis ekspor. Nanti semua ikan akan mahal, harus pandai antisipasi," ujar Susi di kantornya, Senin, 7 Desember 2015.

Susi_Pudjiastuti

Meski produksi ikan dari nelayan lokal melimpah pasca maraknya pemberantasan illegal fishing, menurut Susi, harga ikan saat ini dia nilai masih terlalu mahal.

Susi mengatakan harga jual rata-rata ikan laut saat ini di pasar berkisar antara Rp 30 ribu- Rp 35 ribu per kilogram. Dia menilai harga tersebut masih sedikit mahal karena daya beli masyarakat masih minim.

Susi berkeinginan agar harga ikan laut bisa turun kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. "Di satu sisi kita melihat ini tidak begitu merugikan. Supaya semua bisa makan ikan dan nilai tukar nelayan tetap terjaga. Ini target kebaikan masyarakat untuk bisa makan ikan," ujarnya.

Menurut Susi, jika pasokan ikan dalam negeri melimpah dan bisa terjaga, hal tersebut bisa menjadi daya tarik bagi pengusaha untuk berinvestasi di bidang pengolahan ikan.
"Biasanya kalau banyak ikan pengusaha akan tertarik dan distribusi lebih baik. Dengan begitu, bisa mendapatkan nilai tambah," ujarnya.

Susi menambahkan walapun nilai eskpor wajib dikejar, tapi ekspor setelah orang Indonesia sendiri cukup ikan.

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)