Inilah 4 Sektor Jasa yang Harus Dikuasai Indonesia Hadapi MEA 2015

Computrade Technology International (CTI Group), penyedia solusi infrastruktur teknologi informasi, mengumumkan penyelenggaraan Golden Circle Club Meeting dengan tema "Are You Ready for Asean Economic Community 2015". Acara ini juga menandai 10 tahun berdirinya komunitas Golden Circle Club.

ctigroupdalam

Golden Circle Club Meeting merupakan forum tahunan yang diselenggarakan oleh CTI Group sebagai sarana untuk sharing best practise dan edukasi berrbagai tren bisnis dan teknologi terkini bagi para mitrabisnis yang terdiri dari Sistem Integrator dan Independent Software Vendor.

"Dalam 10 tahun terakhir, Golden Circle Club telah berkembang dan menjadi komunitas dari para mitra bisnis yang memiliki kerjasama dan sinergi terbaik dengan CTI Group," kata Harry Surjanto, Presiden Direktur CTI Group. Pihaknya ingin terus meningkatkan kerja sama dengan para mitra bisnis dalam menghadapi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada seiring dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA 2015).

ASEAN merupakan pasar yang terus berkembang dengan jumlah penduduk lebih dari 600 juta. Untuk sektor teknologi informasi, lembaga riset Forrester memprediksi bahwa kawasan ASEAN akan mengalami pertumbuhan sekitar 7% di tahun 2014.

Handito Joewono, Direktur Konsultan Bisnis Arrbey, mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus siap untuk menghadapi MEA 2015. "Siap tidak siap, kita harus siap. Dari sisi sumber daya manusia mungkin akan anyak tantangan, tapi kalau dari sisi perusahaan akan mempermudah merekrut orang dari luar negeri untuk memajukan perusahaan," ujarnya.

"Selain untuk merekrut pegawai, investasi di luar negeri akan semakin mudah. Ekspansi perusahaan akan lebih mudah, terutama untuk perdagangan dan jasa karena  hambatan akan semakin berkurang. Hal ini merupakan kesempatan emas bagi para pelaku usaha di Indonesia untuk mengembangkan usahanya," papar Handito.

Pada kesempatan yang sama, Bachrul Chairi, Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementrian Perdagangan, menjelaskan, nilai investasi yang masuk ke Indonesia per tahunnya mencapai US$ 67 miliar. "US$67 miliar investasi masuk ke Indonesia tiap tahunnya. Ini merupakan angka tertinggi bila dibandingkan negara ASEAN lainnya," imbuh Bachrul.

"Dengan CTI Group adanya Golden Circle Club ini merupakan hal yang bagus. Karena kaum menengah di indonesia aka terus berkembang, maka pasar di Indonesia akan semakin meningkat," ujar Bachrul.

Menurut Bachrul, Indonesia harus menguasai empat sektor jasa agar tidak dikuasai oleh negara tetangga. "Ada empat sektor yang harus dikuasai oleh perusahaan lokal Indonesia. Empat sektor itu adalah logistik, jasa, kesehatan, dan pariwisata. Kita harus fokus di empat sektor ini untuk dapat jadi tuan rumah di negeri sendiri," tutup Bachrul.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)