Inovasi Shell PurePlus Technology untuk Memperpanjang Usia Mobil

Shell kembali menggebrak industri pelumas dengan menghadirkan terobosan Shell Helix Ultra With PurePlus Technology. Bagaimana pengembangan teknologi PurePlus dan apa saja manfaatnya?

Boleh dibilang hampir tiap hari sebagian orang menggunakan mobil untuk alat transportasi. Apalagi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Di hari kerja misalnya, mobil digunakan untuk mengantar ke kantor, sekolah anak, belanja ke pasar atau supermarket terdekat. Sementara di hari libur, mobil dipakai untuk jalan-jalan, ke mal, tempat wisata, berkunjung ke rumah teman atau family. Dalam kesempatan tertentu, mobil pun masih melaju untuk urusan pulang kampung, ke bank, menghadiri kondangan, berobat ke rumah sakit dan sebagainya. Jadi, bisa Anda bayangkan, betapa tingginya mobilitas kendaraan itu mondar mandir di jalanan.

Selain beban tingginya mobilitas mobil melaju ke sana ke mari, kendaraan roda empat ini dihadapkan pada masalah kondisi jalanan yang terkadang rusak, macet, atau banjir. Ujung-ujungnya kondisi ini berdampak negatif pada mesin mobil yang cepat aus atau rusak.

Produk Shell Helix Ultra With PurePlus Technology Produk Shell Helix Ultra With PurePlus Technology

Ironisnya, setiap kali pengemudi mengalami macet atau banjir di jalan, risiko terkikisnya bagian penting mesin akan meningkat. Lambat laun kondisi buruk itu akan berdampak pada keausan mesin mikroskopik. Namun, banyak orang yang tidak menyadari hal itu.

Lantas, bagaimana solusinya?

Anda, tidak perlu khawatir. Kini, produsen oli Shell menghadirkan revolusi dalam pelumas mesin melalui produk terbaru: Shell Helix Ultra with Pureplus Technology. Oli generasi terbaru ini menggunakan gas alam sebagai bahan dasar pelumas, sehingga cocok untuk mesin mobil- mobil modern.

Ya, menurut Dian Andyasuri, GM Marketing Shell Lubricants Indonesia, mesin mobil yang modern membutuhkan pelumas berkualitas tinggi yang akan membantu menjaga mesin tetap bersih agar terhindar dari penumpukan kerak di mesin, meningkatkan kinerja bahan bakar, serta memberikan perlindungan prima.

“Biasanya produsen mobil dengan mesin berteknologi baru seperti turbo, supercharger, DOHC membutuhkan pelumasan yang lebih baik, sehingga mereka banyak menyarankan penggunaan pelumas sintetis. Sebab, untuk mesin mobil dengan spesifikasi tinggi diperlukan pelumas sintetis penuh,” jelas Dian. Memang komponen mesin yang dibuat dengan tingkat presisi tinggi tidak lagi memerlukan adaptasi antara komponennya.

Kelebihan pelumas sintetis di antaranya memiliki kadar penguapan yang rendah, mampu mengendalikan atau mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin, lebih stabil pada temperatur tinggi, melumasi dan melapisi logam lebih baik sehingga mencegah terjadinya gesekan antar logam yang berakibat kerusakan pada mesin. Juga, lebih awet terhadap oksidasi, menjaga mesin lebih dingin serta mampu membersihkan mesin dari kerak.

Teknologi Shell PurePlus

Shell mengklaim produk pelumas paling gres ini revolusioner. Tidak heran bila Dr. Johari Jalil, Direktur/GM Lubricants & Commercial Fuels PT Shell Indonesia, mengatakan,“Shell Helix Ultra with PurePlus Technology merupakan sebuah terobosan. Cara produksi pelumas mesin tak berubah selama satu dekade dan kini, kami menghadirkan sebuah pelumas mesin baru yang melampaui teknologi pelumas terdahulu, sehingga kami yakin untuk mengatakan bahwa tak ada pelumas mesin yang akan menjaga mesin mobil Anda sebersih ketika baru keluar dari pabrik, selain Shell Helix Ultra with PurePlus Technology.”

Menurutnya, pelumas dengan teknologi PurePlus ini memanfaatkan gas alam untuk menghasilkan pelumas mesin mobil generasi baru, dan merupakan hasil riset dan pengembangan selama 40 tahun oleh para ilmuwan Shell yang bekerja sama dengan produsen mobil sport Ferrari.

Untuk menghasilkan produk inovatif ini, Shell rela menggelontorkan dana investasi US$ 80 miliar. Hasilnya, pabrik besar di Qatar jadi basis produksi gas to liquid (GTL) untuk bahan dasar pelumas Shell Helix Ultra with Pureplus Technology.

Pendapat Dian dan Johari diperkuat oleh Leo Kin Mun, Lubricants Technology Manager Shell Global. Leo Kin Mun menambahkan bahwa Shell PurePlus Technology memungkinkan Shell untuk menciptakan molekul yang ideal untuk ditambahkan ke dalam pelumas mesin. Caranya dengan menggunakan proses reaksi kimiawi untuk menghasilkan rantai panjang molekul karbon, yang ideal untuk menciptakan bahan dasar murni dan bersih.

Seremonial launching Shell Helix Ultra With PurePlus Technology Seremonial launching Shell Helix Ultra With PurePlus Technology

“Produk yang dihasilkan dari bahan dasar gas ini juga lebih stabil dibandingkan pelumas berbahan dasar konvensional. Hasilnya adalah pelumas mesin yang memiliki tingkat penguapan yang rendah pada suhu panas yang ekstrim dan dapat mengalir dengan lebih baik pada suhu rendah,” jelas Leo Kin Mun.

Bahan dasar yang dihasilkan dari teknologi Shell PurePlus dapat terjaga tingkat viskositasnya pada suhu rendah yang ekstrim (antara -25 Celcius hingga -40 Celcius), sehingga pelumas ini akan mudah melumasi mesin mobil begitu mesin dinyalakan. Kemampuan ini memberi keuntungan bagi mesin, yaitu membersihkan mesin dengan lebih baik, memberikan perlindungan menyeluruh dan penghematan bahan bakar.

Apa saja manfaat teknologi PurePlus?

Keunggulan Shell With PurePlus Technology setidaknya ada tiga. Pertama, produk ini merupakan revolusi pelumas mesin dari gas alam untuk mesin mobil modern. Kedua, menjaga mesin sebersih saat keluar dari pabrik. Ketiga, untuk memperpanjang usia mobil.

Kombinasi yang andal dari Shell PurePlus Technology dan Active Cleansing Technology mampu menghadirkan tingkat perlindungan yang lebih baik untuk melawan kerak di dalam mesin dan melindungi mesin dari endapan hasil pembakaran.

Produk ini juga memberi perlindungan terhadap korosi yang mampu membuat umur mesin lebih panjang dan mengurangi biaya pemeliharaan. Efisiensi bahan bakar memang sangat bervariasi, namun uji coba Shell Helix Ultra dengan PurePlus Technology dapat menghasilkan efisiensi bahan bakar hingga 3%.

“Semua kelebihan Shell Helix Ultra with PurePlus Technology ini mampu menjaga mesin selalu dalam kondisi prima seperti baru keluar dari pabrik, sehingga pengendara dapat merasakan sensasi mobil baru setiap saat,” Leo Kin Mun menggarisbawahi.

Shell Helix Ultra with PurePlus Technology memenuhi spesifikasi industri modern dan telah mendapatkan pengakuan dari produsen mobil dan mesin terkemuka seperti Ferrari. Selain itu, Shell Helix Ultra with PurePlus Technology merupakan pelumas yang direkomendasikan dan dipakai untuk pengisian pertama pada semua mobil Ferrari yang keluar dari pabrik. Bahkan untuk musim F1 2014 ini, tim F1 Scuderia Ferrari juga telah menggunakan Shell Helix Ultra PurePlus pada mobil balapnya.

Saat ini, bahan dasar PurePlus Technology dihasilkan di pabrik Pearl GTL di Qatar, yang merupakan hasil kerjasama antara Shell dan Qatar Petroleum. Pabrik ini merupakan pabrik GTL terbesar di dunia, dan dapat memproduksi sekitar 1 juta ton bahan dasar per tahun.

Shell Helix Ultra 10K Race

Berbagai cara dilakukan Shell untuk mempromosikn produk andalannya: Shell Helix Ultra With PurePlus Technology. Salah satunya menggelar ajang lari marathon bertajuk “Shell Helix Ultra 10K Race” - The1st Human Automotive Night Run, sebuah lomba lari 5 km dan 10 km yang dikemas bernuansa balap otomotif dan dilakukan pada malam hari. Shell Helix Ultra 10K Race pertama digelar di BSD Green Office Park, BSD City Tangerang Selatan pada Sabtu (8/11). Flag Off dilakukan pada jam 19.00 WIB untuk pelari 10K dan disusul 10 menit kemudian untuk para pelari 5K.

Lebih dari 2.000 peserta Shell Helix Ultra 10K Race Lebih dari 2.000 peserta ikut Shell Helix Ultra 10K Race

Menurut Edward Satrio, Brand and Communication Marketing Manager Shell Lubricants Indonesia, lomba lari Shell Helix Ultra 10K Race yang digelar di Jakarta ini diikuti oleh lebih dari 2.000 orang peserta. Para peserta juga berasal dari kalangan komunitas lari di sekitar Jabodetabek.

Pihak Shell Lubricants menyediakan fasilitas antar jemput bagi peserta yaitu di Mal Artha Gading, Sarinah Thamrin, Mall Taman Anggrek, FX Sudirman dan Citos. Para peserta dijemput pada titik tersebut pada pukul 16.00 WIB dan kembali diantar ke lokasi ini pada jam 22.00 WIB.

Rute pada Shell Helix Ultra 10K Race dimulai dari kawasan The Breeze di depan BSD Green Office Park, BSD City Tangerang Selatan, selanjutnya untuk 5K akan mengitari kawasan perumahan Foresta dan berakhir di titik start. Sementara untuk 10K terus menyusur ke kawasan De Park. Ajang lari ini dikemas dengan cara yang fun dan para peserta diajak untuk merasakan hubungan antara manusia dengan otomotif serta bagaimana teknologi PurePlus ini bekerja pada pelumas Shell Helix Ultra hingga sensasi akhir yang dihasilkan dari pelumas ini.

Dalam acara ini, para peserta harus melewati empat pemberhentian yang terdiri dari dua tunnel yaitu Gas Tunnel - peserta disemprot dengan oksigen murni dan Liquid Tunnel - peserta disemprot dengan air (water sprinkle) serta dua area yaitu Clean Area dan Performance Area, area di mana peserta mendapatkan handuk dingin dan berjalan di atas travelator.

“Di ajang ini para peserta lomba lari mendapatkan pengalaman mengenai proses pembuatan pelumas Shell Helix Ultra with PurePlus Technology mulai dari bahan baku gas, hingga bekerja membersihkan dan menghasilkan performa yang bagus pada mesin,” tambah Edward.

Para peserta lari tak hanya diajak merasakan sensasi dari cara kerja dari pelumas Shell Helix Ultra with PurePlus Technology, namun juga akan mendapatkan banyak keistimewaan. Pada tenda refreshment misalnya, selain mendapatkan minuman gratis yaitu Mizone dan buah gratis seperti pisang dan jeruk, maka para pelari juga mendapat makan malam yang disajikan dengan food truck Loco Mama (masakan Meksiko) dan NomNom Meals Box (masakan ala Barat) - yang belakangan ini menjadi tren baru di Jakarta.

“Semua peserta mendapatkan satu kupon untuk mengambil satu jenis makanan yang disukainya untuk makan malam usai berlari. Foodtruck memperlihatkan kedekatan antara human dan automotive terus berlangsung hingga akhir acara,” ungkap Edward. Selain mendapatkan konsumsi gratis, pelari juga dihibur oleh standup comedian terkenal Soleh Solihun dan live DJ.

Untuk para pemenang yang berhasil mencapai garis finish dan mencatat waktu terbaik, pihak Shell Indonesia menyediakan hadiah berupa: uang senilai Rp1,5 juta dan voucher Shell V Power senilai Rp1 juta untuk pemenang pertama lari 10K. Untuk juara 2 lari 10K, hadiah uang senilai Rp 1 juta dan voucher Shell V Power senilai Rp500 ribu. Untuk pemenang 1 lari 5K berhak atas hadiah uang Rp500 ribu dan voucher Shell V Power senilai Rp500 ribu. Pemenang ke-2 berhak hadiah uang Rp500 ribu dan voucher Shell V Power Rp250 ribu untuk Pemenang Kedua Lari 5K

Selain hadiah tersebut di atas, Shell Lubricants Indonesia juga menyediakan sebuah hadiah hiburan (door prize) berupa kacamata Oakley Ferrari (untuk Jakarta) dan Grand Prize berupa wisata ke Ferrari World Abu Dhabi untuk satu orang (Jakarta dan Surabaya).

Ajang lomba lari Shell Helix Ultra 10K Race juga diadakan di Surabaya, merupakan bagian dari rangkaian acara yang digelar oleh Shell Lubricants Indonesia dalam memperkenalkan pelumas revolusioner Shell Helix Ultra with PurePlus Technology.

Inovasi di Shell

Manajemen Shell global percaya bahwa kecerdasan manusia dan teknologi memegang kunci penting dalam menghadirkan energi berkelanjutan yang dibutuhkan hari ini dan di masa depan. Itulah sebabnya Shell telah menjadi pelopor teknologi pelumas lebih dari 100 tahun. Bahkan, Technology Review MIT dan Thomson Reuters baru-baru ini memasukkan Shell dalam daftar “Perusahaan-perusahaan paling inovatif di dunia.”

Shell-PurePlus Peragaan saat peluncuran Shell Helix Ultra With PurePlus Technology

Ide cemerlang dari personel dan mitra Shell telah menghasilkan beberapa terobosan inovasi. Hal ini tidak selalu dapat dilihat oleh umum, misalnya, beberapa ada di sumur bawah tanah dan lainnya berada di samudera. Akan tetapi, semua berkontribusi terhadap perbaikan industri dan membantu memenuhi kebutuhan pelanggan Shell.

Didukung sekitar 45.000 staf teknis dan insinyur di seluruh dunia, jaringan global pusat teknologi Shell yang berlokasi di dekat pusat bisnis utama dan lokasi produksi, mendorong inovasi yang dibutuhkan untuk memenuhi tantangan energi masa depan. Sekitar 10% staf teknis Shell melakukan riset dan pengembangan di pusat teknologinya di 11 negara.

Tidak satu perusahaan pun dapat mengembangkan semua inovasi yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan energi dunia yang terus bertumbuh, dengan dampak lingkungan minimal. Namun, Shell memiliki kerja sama yang erat dengan mitra industri dan ahli yang diakui di luar industri, untuk memunculkan ide baru, berbagi pengetahuan, dan mempercepat pengembangan konsep baru.

Ratusan karyawan Shell bekerja untuk mengembangkan teknologi energi yang inovatif di Pusat Teknologi Shell, Amsterdam. Ya, di Houston, Texas, AS, di Amsterdam dan Rijswijk di Belanda, serta Bangalore, India, pusat-pusat teknologi Shell berfokus pada inovasi, pengembangan teknologi baru, dan perbaikan yang telah ada. Untuk 8 pusat lainnya – di Inggris, Kanada, Jerman, Norwegia, Cina, Oman, Qatar dan Singapura – berfokus pada pengembangan produk, dukungan pemasaran, dan penyediaan bantuan teknis tertentu untuk operasi regional.

Shell juga bergabung dengan konsorsium yang mengoperasikan Pusat Teknologi Mongstad, Norwegia, fasilitas terbesar di dunia untuk menguji teknologi penanganan karbon dioksida (CO2).

Investasi Shell yang sangat besar dalam riset dan pengembangan membantu mengubah ide menjadi kenyataan. Di antara perusahaan minyak internasional besar lainnya, Shell telah menjadi investor terbesar dalam riset dan pengembangan selama lima tahun terakhir. Pada tahun 2011, Shell menginvestasikan $1,1 miliar untuk riset dan pengembangan teknologi yang akan dibutuhkan untuk memproduksi energi yang lebih banyak dan lebih bersih serta bahan bakar dan produk yang lebih efisien untuk pelanggan.

Selain itu, Program GameChanger Shell mengundang para pemikir orisinil untuk berbagi ide dalam memecahkan tantangan energi. Jika Shell menganggap suatu ide berpotensi, maka dapat memberikan dukungan finansial untuk membuktikan kelayakannya. Sejak tahun 1996, GameChanger telah menginvestasikan lebih dari $250 juta di lebih dari 2.000 ide dan membantu mengubah 200 di antaranya menjadi proyek yang sukses.

Ini mencakup FLNG, suatu fasilitas terapung raksasa yang mendinginkan gas alam menjadi cairan di laut. Shell terus maju dengan fasilitas pertama di dunia yang seperti ini, yang memiliki potensi untuk merevolusi cara pengembangan sumber daya gas alam.

Ada pun Shell Indonesia, memiliki sekitar 300 karyawan bergerak di bidang bisnis SPBU, pelumas (otomotif, industri dan transportasi), kelautan, bahan bakar untuk sektor bisnis dan industri juga bitumen. Di sektor hulu, Shell Indonesia merupakan mitra strategis Inpex, yaitu operator Masela PSC yang mencakup lapangan gas Abadi.

Ke depan, prospek produk dinilai makin licin. Pasalnya, pelumas Shelll paling anyar ini pelopor oli yang mengatasi keausan mesin, membuat usia mobil lebih panjang, serta terobosan pelumas dari gas alam untuk mesin mobil modern. “Di daerah seperti Ciledug yang macet dan beberapa wilayah banjir sangat cocok menggunakan pelumas Shell Helix Ultra With PurePlus Technology agar mesin tetap kinclong,” kata David Wijaya, konsumen Shell di kawasan Jalan Raya Ciledug itu.

Pakar marketing Sumardy, menyarankan, guna mengukuhkan eksistensi Shell di pasar Indonesia, khususnya produk anyar ini dibutuhkan jangkauan distribusi yang lebih luas serta sosialisasi akan dampak mesin mobil yang cepat rusak karena tidak banyak diketahui orang awam. Inovasi Shell ini sangat kreatif di tengah ketatnya kompetisi oli, di mana kompetitor masih sibuk menjagokan penerapan teknologi robotik. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)