Insight Inspiratif Prasetiya Mulya dalam Seminar Ekonomi Berbagi

Magister Manajemen Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya menyelenggarakan seminar untuk publik dengan judul “Ekonomi Berbagi: Kesempatan atau Ancaman?” pada 10/8/2016 lalu bertempat di Kampus Prasetiya Mulya Cilandak. Seminar ini merupakan rangkaian dari acara soft launching buku “Meretas Konsep Ekonomi Berbagi” karangan Dr. Harris Turino Kurniawan, MM MSi, Faculty Member Universitas Prasetiya Mulya.

Tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk memberikan insight inspiratif dalam menghadapi current issues di dunia bisnis kepada para future business leader agar dapat mempersiapkan diri dalam mencari berbagai alternatif solusi dalam menjawab peluang dan tantangan bisnis kedepan.

prasetiya mulya - seminar ekonomi berbagi - IMG_9369

Pembicara dalam acara tersebut adalah Prof. Agus W. Soehadi, Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Harris Turino Kurniawan, MM Msi, Faculty Member Universitas Prasetiya Mulya serta penulis buku “Meretas Ekonomi Berbagi”, dan Noni Sri Hayati Purnomo, President Director of Blue Bird Group Holding.

Tren Ekonomi Berbagi ditandai dengan kemunculan pemain-pemain baru seperti Gojek, Uber atau Airbnb yang keberadaannya memberikan konsep baru dalam bisnis serta mulai mendapatkan kepercayaan dari konsumen akibat layananannya yang lebih efisien. Sehingga pemberitaan yang nyaris tiada henti mengenai keberadaan perusahaan-perusahaan yang umurnya mungkin baru seumur jagung itu ternyata  mampu menggoyahkan pemain-pemain lama yang sudah terlebih dahulu menjadi aktor utama di beberapa industri seperti transportasi, perhotelan dan lain sebagainya.

Kemunculan mereka ternyata mampu mengancam dominasi pemain lama seperti Blue Bird yang merupakan salah satu incumbent  yang terancam oleh perubahan pasar. Mereka mencoba memahami dunia digital dan juga mulai mencoba mengaplikasikannya agar tidak ketinggalan jaman. Pada kenyataannya kemampuan untuk bertahan hidup ternyata jauh lebih penting dibandingkan dengan keuntungan besar yang didapat saat ini saja.

Seperti di dalam bukunya, Dr. Harris Turino Kurniawan, MM MSi mengatakan bahwa “Pemerintah di negara manapun seringkali terlambat dan tidak efektif dalam merespons sebuah perubahan. Dalam menghadapi tren ekonomi berbagi pemerintah diharapkan memiliki posisi yang fair, dalam arti tidak tunduk terhadap kepentingan perusahaan petahana yang umumnya memiliki sumber daya besar, namun juga tidak membiarkan perusahaan ekonomi berbagi tidak terkontrol”.

Pemerintah di satu sisi, justru diminta lebih bijak melihat fenomena ini dengan tidak sekedar melarang dan tidak sekedar mengancam tetapi juga mampu menyediakan payung hukum agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan banyak pihak.

Prasetiya Mulya merupakan penyedia program MBA pertama di Indonesia dan pendidikan bisnis swasta sejak tahun 1980 yang menawarkan standar tertinggi dalam bidang pendidikan bisnis manajemen tingkat sarjana dan pascasarjana yang telah berakreditasi A melalui Badan Akreditasi Nasional.

Mahasiswa secara eksklusif diajarkan oleh Faculty Member dengan pengalaman profesional yang luas serta berbagai penghargaan akademik, yang memberikan siswa kesempatan untuk belajar dari tokoh-tokoh terkenal di bidangnya. Magister Manajemen Universitas Prasetiya Mulya menawarkan program full time dan program part time untuk mereka yang ingin belajar sambil bekerja. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)