IPMG Turut Memberantas Vaksin Palsu

International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG), sebagai mitra strategis pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan di sektor kesehatan, mendukung penuh upaya penuntasan kasus peredaran vaksin palsu yang belakangan ini menimbulkan keresahan di masyarakat.

Peredaran vaksin palsu yang telah menjamah fasilitas-fasilitas kesehatan seperti rumah sakit telah memberikan indikasi lemahnya pengawasan terhadap peredaran obat di Indonesia. Oleh karena itu, penguatan pengawasan merupakan hal utama yang perlu dibenahi oleh pemerintah. Terkait hal tersebut, Drs.Arustiyono, Direktur Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT BPOM, mengatakan, BPOM menyambut baik inisiatif pemerintah dalam memperkuat pengawasan sektor kefarmasian. "Kami akan berinisiatif melakukan pembinaan dan pengawasan di sarana pelayanan kesehatan, juga bersinergi dengan dinas kesehatan di daerah,” ujar Arustiyono berjanji.

vaksin

Hal serupa juga diungkapkan Tulus Abadi, Ketua YLKI. Ia mengecam keras  terjadinya kasus pemalsuan terhadap produk vaksin yang sangat membahayakan jiwa karena menurunkan kekebalan anak-anak korban vaksin palsu terhadap penyakit-penyakit berbahaya. “Kasus peredaran vaksin palsu sangat merugikan konsumen di Indonesia. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan harus bersikap aktif dalam menuntaskan kasus peredaran vaksin palsu di Indonesia," kata Tulus.

Peredaran vaksin palsu juga mendapat perhatian yang amat serius dari para pelaku industri. IPMG sebelumnya telah menyatakan sikap terhadap isu vaksin palsu dengan memberikan kecaman keras terhadap kasus tersebut.

Parulian Simanjuntak, Direktur Eksekutif IPMG, menjelaskan, peredaran vaksin palsu merupakan masalah penting yang harus diselesaikan oleh pemerintah dan penegak hukum demi menjaga kepercayaan publik terhadap sektor kesehatan di Indonesia. Selain itu, perlu sinergi antara pemerintah, asosiasi sektor kesehatan, serta masyarakat dalam memerangi pemalsuan yang tidak kalah penting untuk mencegah masalah ini terjadi lagi di kemudian hari.

“Kami sebagai mitra strategis pemerintah dalam peningkatan kesehatan masyarakat, mengecam kasus pemalsuan vaksin dan mendukung penuh upaya dan solusi yang bisa diambil untuk mencegah terjadinya hal serupa di masa depan,” tambah Parulian.

Sejak 2007, IPMG dan para anggotanya memang telah lama menyuarakan dan terlibat aktif dalam kampanye pemberantasan obat palsu, seperti kampanye www.stopobatpalsu.com, yang bertujuan untuk mengedukasi publik mengenai bahaya obat palsu.

“Seluruh anggota IPMG sangat peduli dan ketat dalam menjaga penuh akan kualitas dan keamanan produksi obat serta senantiasa menjunjung standar-standar internasional dalam kualitas maupun keamanan produk," jelas Parulian. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)