Jawara HR Excellence 2016, Ini Rahasia Maybank

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menjadi jawara Human Resources Excellence 2016 yang digelar Majalah SWA bekerja sama dengan Lembaga Management Universitas Indonesia (LM UI) dan PMSM Indonesia.

Bank yang diakuisisi Grup Maybank asal Malaysia pada 2008 itu menjadi yang terbaik di kategori Performance Management. Mereka berada di atas Tigaraksa Satria di posisi kedua dan Pupuk Sriwijaya di posisi ketiga.

Human Capital Director Maybank Indonesia, Irvandi Ferizal mengatakan, pertumbuhan bisnis yang positif hanya bisa diraih lewat proses manajemen kinerja. Ini juga menjadi proses yang penting dalam kegiatan manajemen sumber daya manusia (SDM).

“Prosesnya dimulai dengan penetapan target yang SMART di awal tahun (goal setting), adanya proses coaching dan direction sepanjang tahun, termasuk penilaian tengah dan akhir tahun, serta diskusi program pengembangan karyawan,” katanya.

irvandi

Menurut dia, proses manajemen kinerja adalah proses utuh sebagai recruit right, develop right, perform right, dan reward right. Perseroan selalu meningkatkan kualitas dialog dengan para manager dalam feedback kinerja karyawan, menajamkan kualitas KPI yang ditetapkan di awal tahun dengan titik berat pada target bisnis, meningkatkan kualitas kalibrasi pada saat penetapan hasil kinerja karyawan, dan melakukan simplifikasi rating.

“Tantangannya adalah memastikan semua manager memiliki kemampuan dalam proses appraisal yang objektif; dan menghindari proses bias yang banyak terjadi. Dukungan teknologi, kadang-kadang membuat kita kehilangan kedalaman komunikasi dalam berdialog,” katanya.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang cepat, lanjut dia, harus melihat strategi 3C, yaitu capability, capacity, dan culture. Maybank harus memastikan talent harus memiliki kapabilitas yang sesuai dengan konsep organisasi masa depan. Dari aspek capacity, perseroan mesti memastikan jumlah dan kualitas karyawan yang mampu menjawab kebutuhan organisasi ke depan, termasuk berapa banyak rasio tingkat kesiapan untuk proses sukses.

“Begitu pula dari strategy culture, Maybank harus memastikan high performance culture yang mendukung situasi kerja untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik dengan reward yang menarik,” katanya.

Maybank memiliki “Maybank Academy” sebagai kawah candradimuka bagi para karyawan dalam pengembangan kompetensinya. Ada juga fasilitas mini banking sehingga karyawan juga bisa langsung bersimulasi dalam menghadapi pelanggan. Tidak hanya program kompetensi teknis, dan pengembangan soft skill menjadi agenda tetap.

Kegiatan sharing knowledge menjadi agenda rutin di setiap divisi, Maybank Indonesia mengimplementasikan beberapa pelatihan wajib dan melakukan “transfer-knowledge” melalui Maybank Indonesia E-Learning, yang telah disesuaikan dengan Generasi Milenial, di mana desain e-learning yang dibuat menggunakan animasi sehingga lebih interaktif. (Reportase: Tiffany Diahnisa)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)